Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Presiden Jokowi terima panitia seleksi Hakim MK

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
<p>Presiden Joko Widodo menerima Panitia Seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) di Istana Merdeka Jakarta, Senin (3/4).</p><p> Presiden Jokowi menerima Pansel Hakim MK yang dipimpin ketuanya Harjono sekitar pukul 10.00 WIB.</p><p> Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.</p><p> Selain Ketua, tampak empat tim Pansel Hakim MK lainnya antara lain Todung Mulya Lubis dan Sukma Violetta.</p><p> Sebelumnya Pansel Hakim MK telah menentukan tiga nama calon hakim konstitusi dan diberikan kepada Sekretariat Negara untuk dipilih oleh Presiden Jokowi.</p><p> "Panitia Seleksi sudah menentukan tiga nama," kata anggota Panitia Seleksi Sukma Violetta ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (31/3).</p><p> Lebih lanjut Sukma mengatakan penyerahan secara administratif menjadi bagian Sekretariat Negara.</p><p> "Jadi untuk perkembangan selanjutnya yang lebih tahu Sekretariat Negara," kata Sukma.</p><p> Mengenai tiga nama calon yang diserahkan kepada Sekretariat Negara, Sukma mengatakan pihaknya belum dapat mengungkapkan hal itu.</p><p> Sebelumnya Ketua Pansel Hakim Konstitusi Harjono mengungkapkan bahwa Pansel Hakim MK menargetkan akhir Maret sudah dapat menyerahkan beberapa nama calon Hakim Konstitusi kepada Presiden Jokowi.</p><p>Pansel Hakim MK membuka seleksi Hakim Konstitusi untuk menggantikan posisi Patrialis Akbar yang diberhentikan dengan tidak hormat setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dengan dugaan suap atas perkara uji materi di MK.</p><p> Pendaftaran Hakim Konstitusi ini dibuka pada 22 Februari 2017 dan ditutup pada 3 Maret 2017. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Travel | 15 Desember 2018 - 17:12 WIB

Menpar tak ingin ada wisata `remang-remang`

Bencana Alam | 15 Desember 2018 - 16:48 WIB

Puting beliung robohkan delapan rumah di Sumba Timur

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 16:36 WIB

Ryamizard Ryacudu tegaskan kelompok bersenjata Papua adalah pemberontak

Aktual Luar Negeri | 15 Desember 2018 - 16:11 WIB

Indonesia catat pernyataan Australia mengenai Yerusalem

<p>Presiden Joko Widodo menerima Panitia Seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) di Istana Merdeka Jakarta, Senin (3/4).</p><p> Presiden Jokowi menerima Pansel Hakim MK yang dipimpin ketuanya Harjono sekitar pukul 10.00 WIB.</p><p> Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.</p><p> Selain Ketua, tampak empat tim Pansel Hakim MK lainnya antara lain Todung Mulya Lubis dan Sukma Violetta.</p><p> Sebelumnya Pansel Hakim MK telah menentukan tiga nama calon hakim konstitusi dan diberikan kepada Sekretariat Negara untuk dipilih oleh Presiden Jokowi.</p><p> "Panitia Seleksi sudah menentukan tiga nama," kata anggota Panitia Seleksi Sukma Violetta ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (31/3).</p><p> Lebih lanjut Sukma mengatakan penyerahan secara administratif menjadi bagian Sekretariat Negara.</p><p> "Jadi untuk perkembangan selanjutnya yang lebih tahu Sekretariat Negara," kata Sukma.</p><p> Mengenai tiga nama calon yang diserahkan kepada Sekretariat Negara, Sukma mengatakan pihaknya belum dapat mengungkapkan hal itu.</p><p> Sebelumnya Ketua Pansel Hakim Konstitusi Harjono mengungkapkan bahwa Pansel Hakim MK menargetkan akhir Maret sudah dapat menyerahkan beberapa nama calon Hakim Konstitusi kepada Presiden Jokowi.</p><p>Pansel Hakim MK membuka seleksi Hakim Konstitusi untuk menggantikan posisi Patrialis Akbar yang diberhentikan dengan tidak hormat setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dengan dugaan suap atas perkara uji materi di MK.</p><p> Pendaftaran Hakim Konstitusi ini dibuka pada 22 Februari 2017 dan ditutup pada 3 Maret 2017. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com