Sabtu, 23 Juni 2018 | 05:58 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Hujan deras akibatkan tebing longsor di Banyumas

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi elshinta.com
Foto: Ilustrasi elshinta.com
<p>Hujan deras yang terjadi sejak Minggu (2/4) petang hingga Senin pagi mengakibatkan tebing di Grumbul Cilaku RT 03 RW 03, Desa Karangendep, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, longsor.</p><p> "Kondisi tanah yang labil dan tidak mampu menahan air hujan mengakibatkan tebing setinggi 15 meter dan lebar 10 meter itu longsor pada pukul 04.00 WIB, dan hampir mengenai bagian belakang rumah Tarmaji (80)," kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Banyumas Kusworo di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (3/4).</p><p> Setelah menerima laporan kejadian tersebut, kata dia, TRC BPBD Banyumas bersama personel Koramil Patikraja dan Polres Patikraja segera mendatangi lokasi kejadian serta bersama warga bekerja bakti menyingkirkan material longsoran.</p><p> Terkait hal itu, dia mengimbau warga setempat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan, terutama jika terjadi hujan lebat dalam waktu lama.</p><p> "Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) hujan masih berpotensi terjadi sehingga warga diimbau waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan," tegasnya.</p><p> Sementara di Kabupaten Banjarnegara, sebanyak 12 rumah warga Desa Pagerpelah, Kecamatan Karangkobar dilaporkan terancam longsor dan tiga keluarga di antaranya telah mengungsi.</p><p> Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arif Rahman mengatakan kondisi tersebut berawal dari kejadian tebing longsor di lingkungan RT 03 dan RT 04 RW 01 pada hari Minggu (2/4), pukul 16.00 WIB.</p><p> "Tinggi tebing yang longsor mencapai 20 meter dan lebar mahkota longsoran 8 meter. Material longsoran menutup jalan desa dan kebun salak milik Pak Dolah serta mengancam 12 rumah warga, beberapa di antaranya rusak ringan," tuturnya.</p><p> Pascakejadian tersebut, kata dia, sebanyak tiga keluarga yang terdiri atas 13 jiwa untuk sementara mengungsi ke rumah saudara mereka.</p><p> Ia mengatakan personel BPBD Banjarnegara, TNI/Polri, dan warga setempat bekerja bakti menyingkirkan material longsoran pada Senin (3/4) pagi.</p><p> "Kami imbau warga untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan karena masih ada retakan di mahkota longsoran," ujarnya, berharap. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 22 Juni 2018 - 21:39 WIB

Bamsoet ajak elite politik fokus pada pilkada

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 21:27 WIB

Menkominfo ingatkan jajaran bekerja lebih efisien

Bencana Alam | 22 Juni 2018 - 21:12 WIB

Banjir bandang melanda dua kecamatan di Banyuwangi

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 20:58 WIB

Menhub minta pemuda Toba dididik ilmu pelayaran

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 20:45 WIB

Menlu Retno dijadwalkan hadiri pertemuan CEAPAD di Bangkok

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com