Senin, 10 Desember 2018 | 08:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Jangan gunakan NU untuk berpolitik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi.
Foto: Redaksi.
<p>Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz angkat bicara soal dukungan Rais Syuriah PWNU DKI KH Mahfudz Asirun kepada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.</p><p><br></p><p>Sebagai mantan Ketua Pengurus Wilayah NU DKI Jakarta, Djan menilai Asirun tidak memiliki hak untuk bicara mewakili NU DKI.</p><p><br></p><p>"Karena beliau sifatnya memberi nasihat ke dalam organisasi mendampingi Ketua Tanfiziah mengenai hal-hal yang bersifat keagamaan," kata Djan dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (15/4).</p><p><br></p><p>Saefullah sebagai Ketua PWNU DKI kata Djan, juga tidak pernah menginstruksikan kepada warga Nahdliyin untuk memilih paslon manampun.</p><p><br></p><p>"Saran saya kepada warga NU pilihlah paslon yang punya kontrak politik yang berpihak kepada umat Islam. Gus Dur sudah mengembalikan NU ke khitohnya sebagai ormas islam, bukan sebagai partai politik," katanya.</p><p><br></p><p>Lebih lanjut Djan menyarankan kepada Mahfudz Asirun untuk mengundurkan diri dari pengurus PWNU DKI dan menjadi pengurus partai politik.</p><p><br></p><p>"Jangan gunakan NU untuk berpolitik dan dukung mendukung," tegas Djan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 06:56 WIB

Kapolri: Tunjangan kinerja Polri jadi 70 persen

<p>Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz angkat bicara soal dukungan Rais Syuriah PWNU DKI KH Mahfudz Asirun kepada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.</p><p><br></p><p>Sebagai mantan Ketua Pengurus Wilayah NU DKI Jakarta, Djan menilai Asirun tidak memiliki hak untuk bicara mewakili NU DKI.</p><p><br></p><p>"Karena beliau sifatnya memberi nasihat ke dalam organisasi mendampingi Ketua Tanfiziah mengenai hal-hal yang bersifat keagamaan," kata Djan dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (15/4).</p><p><br></p><p>Saefullah sebagai Ketua PWNU DKI kata Djan, juga tidak pernah menginstruksikan kepada warga Nahdliyin untuk memilih paslon manampun.</p><p><br></p><p>"Saran saya kepada warga NU pilihlah paslon yang punya kontrak politik yang berpihak kepada umat Islam. Gus Dur sudah mengembalikan NU ke khitohnya sebagai ormas islam, bukan sebagai partai politik," katanya.</p><p><br></p><p>Lebih lanjut Djan menyarankan kepada Mahfudz Asirun untuk mengundurkan diri dari pengurus PWNU DKI dan menjadi pengurus partai politik.</p><p><br></p><p>"Jangan gunakan NU untuk berpolitik dan dukung mendukung," tegas Djan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com