Senin, 10 Desember 2018 | 08:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Ketua KPUD DKI harap tidak ada intimidasi di Pilkada DKI

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko.
Foto: Dody Handoko.
<p>Ketua KPU DKI, Sumarno berharap kasus intimidasi tidak terjadi saat pungutan suara di pemilihan putaran kedua Pilkada DKI.&nbsp;</p><p>"Misalnya mengintimidasi para petugas di KPPS seperti kasus Iwan Bopeng, di putaran kedua tidak boleh terjadi,” katanya di Kantor KPU DKI Jakarta, Jl. Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/4).</p><p>KPU telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan TNI untuk melakukan pengawasan yang intensif di setiap daerah yang dikategorikan rawan. KPU DKI telah berkordinasi dengan Polda metro jaya dan telah&nbsp;&nbsp;berkali-kali melakukan pertemuan.&nbsp;“ Prinsipnya melakukan pengamanan terhadap TPS yang dikategorikan rawan polisi siap melakukan pengamanan dibackup oleh TNI," tambahnya. (Dody/SiK) &nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 10 Desember 2018 - 08:05 WIB

Sandiaga: Data pertanian harus dibenahi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

<p>Ketua KPU DKI, Sumarno berharap kasus intimidasi tidak terjadi saat pungutan suara di pemilihan putaran kedua Pilkada DKI.&nbsp;</p><p>"Misalnya mengintimidasi para petugas di KPPS seperti kasus Iwan Bopeng, di putaran kedua tidak boleh terjadi,” katanya di Kantor KPU DKI Jakarta, Jl. Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/4).</p><p>KPU telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan TNI untuk melakukan pengawasan yang intensif di setiap daerah yang dikategorikan rawan. KPU DKI telah berkordinasi dengan Polda metro jaya dan telah&nbsp;&nbsp;berkali-kali melakukan pertemuan.&nbsp;“ Prinsipnya melakukan pengamanan terhadap TPS yang dikategorikan rawan polisi siap melakukan pengamanan dibackup oleh TNI," tambahnya. (Dody/SiK) &nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com