Senin, 10 Desember 2018 | 08:06 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Pilkada DKI Jakarta 2017

Sumarno minta pengawasan saat pemungutan suara normal saja

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko.
Foto: Dody Handoko.
<p>Ketua KPU DKI, Sumarno mengatakan pengawasan yang dilakukan saat pemungutan suara bersifat normal saja, tidak boleh mengganggu jalannya proses pemilihan dan penghitungan suara di TPS. Dia menyebut ada pengerahan massa dari dua kelompok yang mendukung masing-masing pasangan calon.</p><p><br></p><p>"Informasi yang saya terima bukan hanya dari satu kelompok tetapi kedua kelompok dari yang mendukung kedua pasang calon itu juga akan mengerahkan massa di TPS tetapi informasinya perlu dikonfirmasi lagi, siapa pun boleh datang ke TPS sepanjang tadi ketentuannya," ungkapnya di Kantor KPU DKI Jakarta, Jl. Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/4).</p><p><br></p><p>Menurutnya Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah tempat terbuka yang bisa dihadiri siapa pun saat pencoblosan.</p><p><br></p><p>"TPS itu tempat yang terbuka bisa dihadiri siapapun, tetapi jangan sampai kehadiran di TPS jumlahnya masif dan mengganggu jalannya pemungutan suara, jangan sampai juga kehadiran siapapun di TPS mengintimidasi para pemilih kemudian mengganggu petugas baik secara psikologis maupun secara fisik yang berpotensi pemilihan suara tidak berjalan dengan baik," jelasnya. (Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 10 Desember 2018 - 08:05 WIB

Sandiaga: Data pertanian harus dibenahi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

<p>Ketua KPU DKI, Sumarno mengatakan pengawasan yang dilakukan saat pemungutan suara bersifat normal saja, tidak boleh mengganggu jalannya proses pemilihan dan penghitungan suara di TPS. Dia menyebut ada pengerahan massa dari dua kelompok yang mendukung masing-masing pasangan calon.</p><p><br></p><p>"Informasi yang saya terima bukan hanya dari satu kelompok tetapi kedua kelompok dari yang mendukung kedua pasang calon itu juga akan mengerahkan massa di TPS tetapi informasinya perlu dikonfirmasi lagi, siapa pun boleh datang ke TPS sepanjang tadi ketentuannya," ungkapnya di Kantor KPU DKI Jakarta, Jl. Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/4).</p><p><br></p><p>Menurutnya Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah tempat terbuka yang bisa dihadiri siapa pun saat pencoblosan.</p><p><br></p><p>"TPS itu tempat yang terbuka bisa dihadiri siapapun, tetapi jangan sampai kehadiran di TPS jumlahnya masif dan mengganggu jalannya pemungutan suara, jangan sampai juga kehadiran siapapun di TPS mengintimidasi para pemilih kemudian mengganggu petugas baik secara psikologis maupun secara fisik yang berpotensi pemilihan suara tidak berjalan dengan baik," jelasnya. (Dody/SiK)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com