Senin, 10 Desember 2018 | 08:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Bawaslu RI:

Intimidasi calon pemilih pelanggaran pidana

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko.
Foto: Dody Handoko.
<p>Pimpinan Bawaslu RI,  Rahmat Bagja mengatakan  bahwa aksi Tamasya Al-Maidah 51 tidak boleh intimidasi kepada calon pemilih. Menurutnya tindakan mengintimidasi calon pemilih saat akan melakukan pencoblosan merupakan sebuah pelanggaran pidana.</p><p><br></p><p>"Jangan ada intimidasi. Itu sudah tindakan pidana dan bisa dijerat hukuman penjara," katanya di Kantor  Bawaslu RI, Jakarta, Senin (17/4)</p><p><br></p><p>Dia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak dapat memberikan sanksi apapun kepada masyarakat yang ingin melihat-lihat jalannya pencoblosan, asalkan mereka tidak masuk ke dalam area  TPS.</p><p><br></p><p>"Kalau mereka hanya di luar, tidak masalah. Tapi kalau di dalam, itu akan menjadi masalah beda lagi," ucapnya.</p><p><br></p><p>Seperti diberitakan , massa yang menamakan aksinya sebagai aksi Tamasya Al-Maidah 51 direncanakan akan melakukan pengawasan di semua  TPS yang ada di Jakarta pada pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. (Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 10 Desember 2018 - 08:05 WIB

Sandiaga: Data pertanian harus dibenahi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

<p>Pimpinan Bawaslu RI,  Rahmat Bagja mengatakan  bahwa aksi Tamasya Al-Maidah 51 tidak boleh intimidasi kepada calon pemilih. Menurutnya tindakan mengintimidasi calon pemilih saat akan melakukan pencoblosan merupakan sebuah pelanggaran pidana.</p><p><br></p><p>"Jangan ada intimidasi. Itu sudah tindakan pidana dan bisa dijerat hukuman penjara," katanya di Kantor  Bawaslu RI, Jakarta, Senin (17/4)</p><p><br></p><p>Dia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak dapat memberikan sanksi apapun kepada masyarakat yang ingin melihat-lihat jalannya pencoblosan, asalkan mereka tidak masuk ke dalam area  TPS.</p><p><br></p><p>"Kalau mereka hanya di luar, tidak masalah. Tapi kalau di dalam, itu akan menjadi masalah beda lagi," ucapnya.</p><p><br></p><p>Seperti diberitakan , massa yang menamakan aksinya sebagai aksi Tamasya Al-Maidah 51 direncanakan akan melakukan pengawasan di semua  TPS yang ada di Jakarta pada pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. (Dody/SiK)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com