Selasa, 26 September 2017

KPK diminta ambil alih kasus dugaan korupsi UPJJ Jeroa-Sei

Senin, 17 April 2017 15:36

Foto: Supriyarto Rudatin. Foto: Supriyarto Rudatin.
Ayo berbagi!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengusut dan mengambil alih kasus dugaan korupsi Pemeliharaan Jalan (UPJJ) Jeroa-Sei Ana Dinas PU Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

Saat menggelar aksi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/4), Ketua Investigasi Nasional Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Burhanudin Abdullah mengungkapkan, kasus Dinas PU Sintang ini sebelumnya telah diusut oleh aparat setempat. Kasus ini diduga melibatkan wakil bupati yang saat itu (tahun 2013) menjadi pimpro proyek (PPK). Adapun dugaan kerugian negara diperkirakan sebesar Rp800 juta.

"Kita dorong KPK untuk ambil alih penyidikan kasus korupsi UPJJ Kabupaten Sintang tahun 2013. Kasus UPJJ ini belum ditetapkan tersangka karena dia sebagai mantan KPA sekarang jadi wakil bupati Kabupaten Sintang," ujar Burhanudin usai diterima oleh staff Humas KPK di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan seperti dilaporkan Reporter elshinta, Supriyarto Rudatin.

Burhanudin yang membawa sekitar 50 orang dari DPP LAKI tersebut selain mengajukan tuntutan, juga membentangkan spanduk dukungan terhadap kasus penyerangan Penyidik Senior KPK Novel Baswedan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar