Rabu, 13 Desember 2017

IHSG tergerus 0,7% dilanda profit taking

Senin, 17 April 2017 17:06

Ayo berbagi!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kehilangan 39,06 poin atau 0,69% pada Senin (17/4). Indeks ditutup di level 5.577,49.

Dikutip dari kontan.co.id, sebanyak 207 saham turun, melampaui 121 saham yang turun. Sedangkan 112 saham lainnya tak bergerak.

Ada 9,8 miliar lot saham diperdagangankan dengan nilai transaksi Rp 5,46 triliun.

Tujuh dari sepuluh sektor mendarat di zona merah. Sektor infrastruktur turun 1,45%, diikuti finansial 1,28%, dan aneka industri 1,24%.

Tiga grup saham yang masih mencatat penguatan antara lain barang konsumer 0,15%, agrikultur 0,08%, dan pertambangan 0,04%.

Investor lokal melancarkan aksi jual hari ini dengan penjualan Rp 4,08 triliun dan pembelian Rp 3,2 triliun. Sedangkan investor asing mencatat net buy Rp 29,24 miliar di pasar reguler, dan total Rp 871,96 miliar di pasar keseluruhan.

Pekan lalu, IHSG menguat 1,53% dan diakhiri di posisi 5,653,49.

Saham LQ45 hari ini yang menderita penurunan paling dalam antara lain PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) sebesar 4,13% menjadi Rp 1.740, PT United Tractors Tbk (UNTR) sebesar 3,29% menjadi Rp 27.225, dan PT PP Tbk (PTPP) yang merosot 3,17% menjadi Rp 3.360 per saham.

Sedangkan top gainers LQ45 antara lain PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang naik 2,6% menjadi Rp 12.825, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) sebesar 2,18% menjadi Rp 2.810, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) sebesar 0,91% menjadi Rp 16.650 per saham.

Sajian data ekonomi hari ini tak mampu mendongkrak bursa. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan Maret 2017 surplus US$ 1,23 miliar. Surplus tersebut tergolong surplus besar, meski lebih rendah dibanding surplus Januari dan Februari 2017 yang masing-masing tercatat US$ 1,43 miliar dan US$ 1,32 miliar.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar