Selasa, 26 Juni 2018 | 02:26 WIB

Daftar | Login

/

KPK: Kornea mata Novel Baswedan belum ada pertumbuhan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Penyidik KPK Novel Baswedan saat akan dirujuk ke rumah sakit khusus mata di Jakarta, Selasa (11/4) lalu. Foto: Antara
Penyidik KPK Novel Baswedan saat akan dirujuk ke rumah sakit khusus mata di Jakarta, Selasa (11/4) lalu. Foto: Antara
<p>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menyatakan, kondisi mata Novel Baswedan, khususnya pada bagian kornea, belum ada pertumbuhan sampai saat ini, pascadisiram dengan air keras oleh orang tidak dikenal pada Selasa (11/4) lalu.</p><p>"Dokter dan kita semua tentu sangat berharap pertumbuhan pada bagian ini mengalami pertumbuhan juga seperti halnya bagian yang berwarna putih, jadi di bagian kornea belum ada pertumbuhan," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/4). </p><p>Menurut Febri, dikutip Antara, dalam satu minggu ke depan ini akan dilihat terkait perkembangan pertumbuhan selaput kornea yang berwarna hitam tersebut.</p><p>"Akan dilakukan `review` dalam waktu satu minggu ke depan dan setiap hari tentu saja akan diamati. Operasi untuk bagian kornea atau bagian yang berwarna hitam belum diputuskan karena masih akan dilihat dalam jangka waktu sekitar seminggu," tuturnya. </p><p>Namun, kata dia, jika operasi dilakukan, salah satu kemungkinannya tentu adalah menggunakan donor kornea baik dari pihak keluarga ataupun pihak lainnya.</p><p>"Kemungkinan-kemungkinan lain juga sedang dipelajari termasuk terkait dengan kemungkinan menggunakan `artificial operation`. Tentu pihak dokter yang bisa menjelaskan lebih detil soal ini," ucap Febri.</p><p>Sebelumnya, salah satu penyidik KPK Novel Baswedan disiram air keras sepulang shalat subuh pada Selasa (11/4).</p><p>Novel saat ini masih menjalani proses pengobatan di salah satu rumah sakit di Singapura dan untuk pendampingan, tim KPK juga ditugaskan di lokasi tersebut.</p><p>Febri pun menyatakan bahwa biaya perawatan Novel Baswedan akan ditanggung menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p><p>"Biaya perawatan tetap dari APBN dan proses-prosesnya tetap tentu saja menggunakan mekanisme keuangan negara," kata Febri.</p><p>Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 25 Juni 2018 - 22:06 WIB

Mahasiswa UMM ciptakan prototipe mesin cuci tanpa listrik

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:56 WIB

Amankan Pilkada Serentak, Polres Sukoharjo turunkan 452 personel

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:36 WIB

KPU Purwakarta prioritaskan distribusi logistik Pilkada ke kecamatan terjauh

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:27 WIB

Jaga netralitas, TNI dilarang berada dekat TPS

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 21:15 WIB

Sembilan TPS rawan konflik Solo dijaga 10.050 aparat gabungan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com