Selasa, 26 Juni 2018 | 02:25 WIB

Daftar | Login

/

Polisi masih terus selidiki misteri pelaku penyerang Novel Baswedan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Penyidik KPK Novel Baswedan saat menjalani perawatan di RS Jakarta Eye Center, Jakarta. Foto: Antara
Penyidik KPK Novel Baswedan saat menjalani perawatan di RS Jakarta Eye Center, Jakarta. Foto: Antara
<p>Polda Metro Jaya telah memeriksa kurang lebih 16 saksi terkait dengan kasus penyiraman air keras ke Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Namun hingga kini pelaku serta otak pelaku masih misteri dan terus diselidiki tim kepolisian.</p><p>"Saksi sudah banyak, 16 lebih, tetapi belum dapat siapa pelakunya, masih dalam penyelidikan," demikian dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Raden Argo Yuwono, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, Senin (17/4). </p><p>Berbagai barang bukti juga telah diamankan oleh pihak kepolisian dalam kasus ini, di antaranya baju, celana, dan kopiah korban. </p><p>"Semua ada bekas siraman carian (air keras) itu, semua masih diamankan sebagai barang bukti," ungkapnya.</p><p>Tidak hanya itu, polisi juga sempat mengamankan CCTV untuk keperluan analisa. Namun saat ini telah dikembalikan lagi ke KPK.</p><p>Penyidik senior KPK Novel Baswedan disiram cairan yang diduga air keras usai solat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhlas, Kelapa Gading. Akibat penyerangan itu, bagian mata kiri Novel bengkak dan kebiruan. Ia kini berobat di Singapura.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 25 Juni 2018 - 22:06 WIB

Mahasiswa UMM ciptakan prototipe mesin cuci tanpa listrik

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:56 WIB

Amankan Pilkada Serentak, Polres Sukoharjo turunkan 452 personel

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:36 WIB

KPU Purwakarta prioritaskan distribusi logistik Pilkada ke kecamatan terjauh

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:27 WIB

Jaga netralitas, TNI dilarang berada dekat TPS

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 21:15 WIB

Sembilan TPS rawan konflik Solo dijaga 10.050 aparat gabungan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com