Kamis, 21 Juni 2018 | 08:12 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Sistem visa kerja Australia yang baru akan lebih ketat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Australia akan menerapkan persyaratan visa baru yang lebih sulit untuk para tenaga kerja terampil dari luar negeri. </p><p>Program selama ini, yang dikenal dengan Visa 457, digunakan untuk merekrut para pekerja asing yang terampil di bidang kesehatan, teknologi informasi atau IT, maupun restoran.</p><p>Banyak pekerja terampil dalam bidang-bidang tersebut berasal dari India, Inggris, dan Cina.</p><p>Namun Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengatakan bahwa Visa 457 akan dihapuskan untuk memprioritaskan perekrutan warga lokal Australia. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah-39475851">Ayaan Hirsi Ali batalkan tur Australia akibat 'masalah keamanan'</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39499731">Australia gagalkan penyelundupan narkoba 'terbesar dalam sejarah'</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39124569">Kalangan yang teradikalisasi di Australia makin muda usianya</a></li> </ul><p>&quot;Sistem yang baru akan diterapkan secara nyata, tegas, dan tegas untuk kepentingan nasional,&quot; tutur PM Turnbull, Selasa (18/04). </p><p>Para pengkritik Visa 457 berpendapat skema itu membuat para pekerja Australia kehilangan kesempatan karena kedatangan pekerja asing, yang umumnya mendapat gaji lebih murah.</p><p>____________________________________________________________________</p><p><strong><em>Pengalaman Ade Tsalasi, pekerja terampil IT dari Indonesia</em></strong></p><p>Saya mulai bekerja di Australia tahun 2006 dengan Visa 457 berdasarkan <em>Migration Occupations in Demand List</em><em> (</em>MODL) atau daftar keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh Australia. Dalam kasus saya, perusahaan yang mensponsori visa karena mereka melihat keterampilan saya dibutuhkan dan menawarkan pekerjaan kepada saya. </p><p>Peraturan baru sebenarnya akan amat berpengaruh pada perusahaan-perusahaan yang ingin mendatangkan karyawannya dari luar Australia. Yang paling banyak di bidang IT itu dan mereka berasal dari India, kalau dari Indonesia itu sebenarnya kecil. </p><p>Bukan hanya karena tidak banyak tenaga kerja yang memiliki keterampilan IT tapi secara biaya juga lebih murah untuk mendatangkan pekerja IT dari luar. Perbandingannya bisa 1:5, jadi satu tenaga IT lokal setara dengan lima tenaga kerja dari India. </p><p>Bagi orang Australia atau yang sudah mendapat izin tinggal dan bekeraja di Australia, maka peraturan yang baru bagus. Selama ini tenaga IT lokal harus bersaing dengan tenaga IT dari luar Australia dan hal itu sangat susah. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38915447">Indonesia 'menerima permintaan maaf' Australia terkait kisruh latihan militer</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38527300">Pasang surut hubungan Australia dan Indonesia: tegang namun pragmatis</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160422_dunia_australia_novel_seks_politikus">Gambarkan adegan seks 'pemimpin Indonesia,' politikus Australia jatuh</a></li> </ul><p>Perusahaan IT lokal Australia selama ini juga susah karena secara biaya sulit bagi mereka untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan IT internasional, yang banyak mendatangan tenaga kerja dari India, misalnya, sehingga pada akhirnya bisa menurunkan harga buat pengguna jasa.</p><p>Secara sumber daya, untuk bidang-bidang IT yang baru, Australia masih mengalami kekurangan karena perkembangan IT di sini tidak seperti di Eropa dan Amerika. Tapi saya berbicara dengan teman-teman, peraturan ini bagus karena akan ada tekanan bagi perusahaan-perusahaan IT lokal untuk melatih tamatan baru universitas dengan teknologi-teknologi yang baru. </p><p>_____________________________________________________________________</p><p>Sebagai gantinya akan disiapkan dua jenis visa sementara dengan persyaratan tambahan dan daftar keterampilan yang terbuka lebih sedikit dari sebelumnya.</p><p>Yang pertama dengan masa dua tahun hanya tersedia untuk 200 jenis pekerjaan dari yang sebelumnya mencapai 650 jenis. </p><p>Sedangkan untuk visa kedua dengan masa kerja yang lebih panjang mengharuskan pemohon memiliki kemampuan bahasa Inggris, melalui pemeriksaan kriminal, dan ikut ujian pasar tenaga kerja.</p><p>Berdasarkan statistik pemerintah, dari 95.758 pekerja yang tinggal di Australia dengan Visa 457 sebagian besar berasal India (24,6%), Inggris (19,5%), dan Cina (5,8%).</p><p>Tujuan Visa 457 adalah untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor tertentu namun belakangan dianggap terlalu mudah diperoleh para pekerja asing.</p><p>Namun para pekerja yang saat ini menggunakan Visa 457 tidak akan terpengaruh hingga masa berlakunya berakhir.</p><p>&quot;Program Visa 457 diberlakukan untuk periode empat tahun namun pada dasarnya 'terbuka-tertutup', sehingga dalam banyak hal hasilnya menjadi migrasi,&quot; jelas Menteri Imigrasi, Peter Dutton. </p><p>Perubahan pemberian visa kerja ini menyusul keputusan pemerintah Australia bulan lalu yang menghentikan visa untuk pekerja asing di bidang industri makanan cepat.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 07:58 WIB

14 TPS disediakan bagi warga Lapas di Pilkada Riau

Pendidikan | 21 Juni 2018 - 07:49 WIB

Orang tua tak perlu khawatir PPDB sistem zonasi

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 07:17 WIB

Jumlah penumpang di Bandara Lombok meningkat

Event | 21 Juni 2018 - 06:59 WIB

FIFA denda Federasi Meksiko dan Serbia

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com