Kamis, 27 April 2017

Perusahaan Australia yang Sponsori Pekerja Asing Dibebani Biaya Tambahan

Kamis, 20 April 2017 01:20

Ayo berbagi!

Perusahaan yang mengajukan permohonan untuk mendatangkan pekerja asing terampil ke Australia akan dikenakan pembayaran tambahan. Hal ini sebagai bentuk ketegasan Pemerintah Federal terhadap para pekerja asing.

Perdana Menteri Malcolm Turnbull kemarin mengumumkan pihaknya alan menghapus sistem 457 visa, yang akan diganti dengan dua jenis visa baru.

Pemerintah mengatakan ingin melatih lebih banyak pekerja lokal, yang rencananya akan didanai dari biaya tambahan ketika perusahaan mendatangkan pekerja asing terampil.

Menteri Imigrasi Peter Dutton mengatakan kepada Channel Nine kalangan perusahaan tersebut sudah berkontribusi untuk dana pelatihan, tapi hal itu dapat ditingkatkan.

"Dalam beberapa kondisi hal itu mungkin dilakukan, tapi kita tunggu saja apa yang ada dalam rencana anggaran," kata Dutton.

"Intinya adalah ya, kami ingin mendapatkan lebih banyak uang bagi pelatihan yang membantu anak muda Australia mendapatkan pekerjaan yang ada di Australia," katanya.

PM Turnbull tidak menjelaskan mengenai pengaturan tersebut dan berdalih akan dirinci dalam APBN mendatang.

Pemerintah mengumumkan perubahan visa 457 sebagai suatu "kepentingan nasional" dan mengatakan akan memprioritaskan "pekerjaan di Australia, nilai-nilai Australia".

Biaya aplikasi untuk jenis visa baru dua tahun akan menjadi $ 1.150 dan $ 2.400 untuk jenis visa baru empat tahun. Namun rincian pembayaran tambahan bagi perusahaan sponsor bisnis tetap tidak jelas.

Visa baru

Dutton juga menunjukkan dukungan bagi kategori visa sementara yang baru bagi para pekerja asing yang berharap menjadi penduduk tetap.

Visa sementara akan diwajibkan dan membatasi pemegangnya dengan akses terbatas untuk jaminan sosial sebelum menjadi warga negara Australia.

"Ada argumen dalam pikiran saya bahwa orang perlu menunjukkan jika mereka datang ke Australia, mereka harus mematuhi hukum Australia, harus mematuhi nilai-nilai Australia," katanya kepada Sky News.

"Saya pikir hal ini adalah tindakan yang perlu diambil sebelum mendapatkan kewarganegaraan Australia," jelasnya.

Turnbull menyatakan tidak akan mengomentari visa sementara tersebut pada hari Rabu (19/4/2017), namun mengatakan pekerja asing bisa mengajukan permohonan tinggal permanen sebagai bagian dari visa empat tahun.

Menunggu kejelasan rincian

CEO Australia Industry Group Innes Willox, yang juga ketua komite penasehat kementerian urusan migran terampil, berharap kejelasan rincian biaya tambahan bagi perusahaan tersebut.

"Kami kira apa yang akan terjadi adalah bahwa akan ada peningkatan biaya dan biaya yang lebih efisien untuk migran terampil yang akan dibayar majikan mereka ketika datang ke Australia," kata Willox.

"Uang itu harus digunakan secara bijak untuk melatih warga Australia, terutama pemuda Australia dalam pekerjaan yang diutuhkan dan pekerjaan untuk masa depan," katanya.

Visa sementara yang baru itu akan mencakup syarat ketat, keterangan polisi, setidaknya dua tahun pengalaman kerja yang relevan serta kemampuan bahasa Inggris yang lebih baik.

Lebih dari 200 jenis pekerjaan dihapuskan dari daftar pekerjaan yang boleh disponsori bagi pekerja asing.

Pemerintah juga akan mengurangi batas usia untuk visa kerja sementara dari 50 menjadi 45.

"Kemampuan Bahasa Inggris akan diwajibkan, tanpa pengecualian, dan jalur untuk tinggal permanen akan dimulai setelah tiga tahun, bukan lagi dua tahun," kata Turnbull pagi ini.

Diterbitkan Rabu 19 April 2017 oleh Farid M. Ibrahim dari artikel berbahasa Inggris.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar