Kamis, 21 Juni 2018 | 13:22 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

OPCW: 'Tak terbantahkan,' serangan di Suriah gunakan gas sarin

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Hasil uji yang 'tak terbantahkan' menunjukkan gas sarin atau bahan serupa digunakan dalam serangan di Suriah awal bulan ini, kata Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW).</p><p>Ketua OPCW, Ahmet Uzumcu, menyatakan sampel-sampel dari tiga korban yang meninggal dunia dalam serangan di Khan Sheikhoun dianalisa di dua laboratorium yang ditunjuk organisasi tersebut. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-39499518">Serangan Kimia Suriah: Enam hal yang perlu Anda ketahui</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-39583971">Presiden Suriah sebut klaim serangan kimia sebagai 'rekayasa belaka'</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-39514573">'Serangan' senjata kimia di Suriah, siapa yang bertanggung jawab?</a></li> </ul><p>Sampel-sampel dari tujuh orang yang dirawat di rumah sakit juga dianalisa di dua laboratorium lain. </p><p>&quot;Hasil analisa dari empat laboratorium yang ditunjuk OPCW mengindikasikan paparan sarin atau bahan serupa sarin. Rincian lebih lanjut dari analisa laboratorium akan menyusul, tapi hasil yang telah diperoleh tak terbantahkan,&quot; kata Uzumcu.</p><p>Menurutnya, tim pencari fakta OPCW siap diturunkan ke Kota Khan Sheikhoun jika situasi keamanan memungkinkan. Saat ini tim tersebut akan meneruskan wawancara dengan sejumlah korban seraya mengumpulkan sampel.</p><p>Menurut kelompok pemantau HAM di Suriah, 20 anak-anak dan 52 orang dewasa meninggal dunia dalam serangan yang diduga melibatkan gas beracun di Khan Sheikhoun, Provinsi Idlib, pada 4 April lalu.</p><p>Rekaman gambar sesudah peristiwa itu menunjukkan warga sipil, banyak di antara mereka adalah anak-anak, mengalami sesak nafas dan mengeluarkan busa dari mulut.</p><p>Presiden Suriah Bashar al-Assad menepis tudingan bahwa pasukan militer negara itu melancarkan serangan dengan senjata kimia. Al-Assad mengatakan klaim seperti itu rekayasa belaka.</p><p>Suriah diwajibkan menyerahkan cadangan senjata kimia sesuai dengan kesepakatan yang disetujui AS dan Rusia pada 2013 menyusul serangan senjata kimia di Damaskus tahun itu.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 13:15 WIB

JK ucapkan selamat ulang tahun kepada Presiden Jokowi

Ekonomi | 21 Juni 2018 - 12:58 WIB

Darmin: Perbaikan struktur ekspor atasi perang dagang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:48 WIB

Kemenkes masih siagakan petugas kesehatan di sejumlah titik

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:33 WIB

Presiden Jokowi ulang tahun ke-57 hari ini

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:27 WIB

KPK panggil tujuh anggota DPRD Kota Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:12 WIB

AHY kritik pengangkatan M Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com