Kamis, 27 April 2017

FAKTA minta pasangan Anies-Sandi buktikan membangun tanpa menggusur

Kamis, 20 April 2017 13:17

Ayo berbagi!

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan meminta pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno mewujudkan janji-janji pada masa kampanye untuk membangun Jakarta tanpa menggusur.

"Saya mengartikan pembangunan tanpa menggusur adalah lebih mengutamakan pembangunan dan penataan permukiman warga miskin. Lebih rasional dan prioritas membangun tanpa menggusur warga miskin," kata Tigor melalui pesan tertulis di Jakarta, Kamis (20/4).

Terkait dengan hasil hitung cepat putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, Tigor berharap semua pihak menerima bahwa warga Jakarta sudah memilih gubernur baru.

Usai pemilihan gubernur, saatnya melanjutkan pembangunan Jakarta untuk semua warga, bukan hanya warga kelas menengah tetapi terutama juga warganya yang miskin.

"Salah satu janji Anies-Sandi yang menggelitik dan perlu dikritisi adalah uang muka rumah Rp0, yang menurut saya sulit diwujudkan dan juga tidak perlu," tuturnya.

Daripada uang muka rumah Rp0, Tigor mendesak Anies-Sandi untuk lebih mengupayakan pembangunan layanan transportasi umum massal bertarif Rp0 sebagai upaya menyelesaikan permasalahan kemacetan yang ada di Jakarta.

"Bila warga menggunakan transportasi umum, Jakarta tidak macet lagi dan akan mendapat keuntungan Rp186 triliun dari kerugian kemacetan yang selama ini terjadi," tuturnya.

Tigor mengatakan layanan transportasi massal yang baik akan memberikan dampak ganda bagi penyelesaian masalah selain kemacetan seperti kemiskinan akut, produktivitas rendah, kesehatan dan pemborosan lainnya.

Putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dilaksanakan pada Rabu (19/4) diikuti dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, yaitu Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat .

Pasangan Anies-Sandi mengungguli pesaingnya dalam seluruh hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Anies-Sandi memperoleh suara di kisaran 57 persen, sedangkan Basuki-Djarot di kisaran 42 persen

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar