Selasa, 26 September 2017

Perbaikan jalan longsor di Rahtawu Kudus habiskan Rp. 1,3 milyar

Kamis, 20 April 2017 19:16

Foto : Sutini. Foto : Sutini.
Ayo berbagi!

Kejadian bencana longsor yang terjadi didesa Rahtawu Kecamatan Gebog Kudus beberapa bulan lalu menimbulkan 6 titik jalan akses utama masuk desa mengalami kerusakan. Sehingga perlu penangganan agar aktivitas warga tidak terganggu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Kabupaten Kudus, Sam'ani Intakoris menyatakan akibat kejadian longsor yang terjadi pada bulan januari sampai februari 2017 lalu, terdapat 6 titik jalan utama desa Rahtawu yang merupakan akses satu-satunya sehingga ribuan warga didesa tersebut rawan terisolir jika tidak segera ditanggani.

Dimana dari 6 titik longsoran tersebut berada ditebing yang sangat curam dengan kemiringan 90 derajat sehingga membahayakan warga yang melintas.

Dikatakan Sam'ani, sebagai langkah penangganan pihaknya sudah melakukan proses perbaikan jalan yang longsor dengan membuat talud sebagai penguat tebing jalan dengan mengunakan material batu dan beton yang dikerjakan oleh warga sekitar.

"Karena kondisi darurat, pasca bencana kami langsung tangani jalan yang longsor, kami gunakan anggaran Rp. 1,3 Milyar dari APBD Kudus melalui pos pemeliharaan jalan dan jembatan", paparnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Ditambahkan Sam'ani, kondisi jalan desa Rahtawu sudah tidak bisa diperlebar. Untuk itu pihaknya berencana membangun jalan baru melalui desa Soco Kecamatan Dawe yang panjangnya hampir 5,5 Km dengan lebar 8 meter, agar ketika terjadi longsor masih ada akses lain untuk dilalui warga.

Sementara itu, Kepala desa Rahtawu kecamatan Gebog Kudus, Sugiyono mengatakan sebagai desa yang berada di lereng pegunungan dengan kontur tanah yang rawan longsong pihaknya berharap ada perhatian dari pemerintah dalam menanggani permasalahan jalan yang longsor. Sehingga warga desanya tidak terisolir ketika terjadi bencana.

Dikatakannya, sebagai salah satu desa wisata yang sudah mulai ramai dikunjungi memang dibutuhkan jalan yang memadai tidak seperti sekarang ini yang rawan longsor maupun rawan menimbulkan kecelakaan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar