Rabu, 27 September 2017

Pertandingan bola voli terpantau di lokasi uji nuklir Korut

Jumat, 21 April 2017 13:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
korut
Digitalglobe/Getty Images
Foto satelit yang memperlihatkan lokasi uji nuklir Korut.

Beberapa pakar asal Amerika Serikat yang bertugas menganalisa foto-foto satelit dari Korea Utara mengaku melihat pertandingan bola voli di lokasi uji nuklir negara tersebut.

Foto-foto tersebut diabadikan pada Minggu (16/04) oleh sebuah satelit komersial dan dirilis oleh 38 North, sebuah proyek pemantauan terhadap Korut di Universitas Johns Hopkins, Negara Bagian Maryland, AS.

Para analis memberi dua alasan atas aktivitas janggal di Punggye-ri, lokasi uji nuklir Korut. Alasan pertama, persiapan uji nuklir diperintahkan untuk menunggu perintah selanjutnya. Atau pertandingan voli itu adalah bagian dari skema Korut untuk mengecoh dunia luar.

Status lokasi itu sendiri belum begitu jelas, kata para ahli yang mencakup Joseph S. Bermudez Jr, Jack Liu, dan Frank Pabian.

"Mungkin saja Pyongyang memerintahkan kegiatan di sana berhenti sejenak sebagai bagian dari rencana pengecohan, menunda uji nuklir keenam sampai waktunya detonasi untuk mencapai keuntungan politik terbesar."

"Apapun alasannya, lokasi uji nuklir Punggye-ri tampak mampu melakoni uji nuklir keenam kapan saja begitu perintah datang dari Pyongyang," sebut laporan 38 North.

Map of North Korea shows Punggye-ri nuclear test site
BBC

Selain pertandingan voli, berbagai foto yang diabadikan menunjukkan tempat kereta tambang membuang muatannya. Hal itu bisa mengindikasikan aktivitas pembuatan terowongan, namun tidak ada air yang dipompa keluar dari sistem terowongan untuk uji nuklir.

Lokasi uji nuklir Punggye-ri terletak di daerah pegunungan, sebelah timur laut Korut. Selama ini Korut mengklaim telah melakoni lima uji nuklir yang berjalan sukses, yakni pada 2006, 2009, 2013, serta Januari dan September 2016.

Meski demikian, belum jelas seberapa maju program nuklir Korut. Pyongyang mengklaim telah berhasil membuat miniatur hulu ledak nuklir yang muat ditempatkan pada rudal. Namun, para ahli meragukan klaim itu.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar