Jumat, 26 Mei 2017

KPU RI apresiasi kinerja KPU DKI Jakarta

Jumat, 21 April 2017 17:20

Ayo berbagi!

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia mengapresiasi kinerja KPU DKI Jakarta dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua, kata Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan.

"Selama ini ada kekhawatiran melalui media oleh beberapa pemerhati bahwa Pilkada DKI Jakarta berpotensi tidak aman," katanya di sela-sela Sosialisasi Pemilu Bagi Perempuan yang diselenggarakan KPU RI di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/4).

Akan tetapi, kata dia, fakta menunjukkan kedewasaan politik masyarakat Jakarta sehingga Pilkada DKI secara umum dapat berjalan dengan aman, lancar, dan demokratis.

"Ini akan menjadi modal sosial bagi kita semua terutama penyelenggara untuk menatap pemilu dan pilkada berikutnya, yaitu Pilkada Tahun 2018 serta Pemilihan Presiden-Wakil Presiden dan Pemilihan Anggota Legislatif yang akan dilaksanakan pada tahun 2019," kata mantan Komisioner KPU Jateng itu.

Ia mengatakan modal sosial itu akan bermanfaat karena berkaitan dengan kepercayaan publik.

Menurut dia, kemampuan KPU DKI Jakarta memberikan informasi yang cepat tentang hasil pemilu mempengaruhi kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu itu sendiri.

Dalam hal ini, kata dia, KPU DKI Jakarta pada Kamis (20/4) malam telah mengunggah hasil pemindaian formulir C1 dari seluruh tempat pemungutan suara di Jakarta atau telah diunggah 100 persen.

"Hasil unggahan formulir C1 itu menggambarkan realitas meskipun bukan hasil resmi," kata dia yang pernah menjadi Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Meskipun bukan hasil resmi, dia mengatakan hasil unggahan formulir C1 itu bisa dijadikan gambaran tentang hasil Pilkada DKI Jakarta.

Dengan kecepatan itu pulalah, kata dia, suhu politik di Jakarta mereda karena semua orang menjadi tahu hasil pilkada.

"Selama ini yang membuat cemas adalah lama dan hasilnya bagaimana. Dengan penunggahan formulir C1 yang cepat, kepercayaan masyarakat terhadap hasil Pilkada DKI Jakarta juga tinggi," kata Wahyu.

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta menyelesaikan proses memasukkan data perolehan suara dari 13.034 tempat pemungutan suara atau berkas C1, Kamis (20/4), dengan hasil pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul.

Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uni memperolehan 3.239.923 suara atau 57,95 persen.

Sementara itu pasangan Basuki T. Purnama-Djarot S. Hidayat memperoleh 2.351.141 suara atau 42,05 persen sehingga total suara dalam Pilkada Jakarta putaran kedua sebanyak 5.591.198 suara.

Hal itu terlihat dari situs resmi KPU yang menampilkan progres penghitungan berkas C1 di website https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/2/t1/dki_jakarta. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar