Jumat, 18 Agustus 2017

23,5 ton rokok ilegal dimusnahkan

Jumat, 21 April 2017 20:56

Foto: Sutini Foto: Sutini
Ayo berbagi!

Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus Jateng memusnahkan barang bukti rokok ilegal sebanyak 23,5 ton Jum'at (21/4). Barang bukti tersebut hasil tangkapan selama 10 bulan.


Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus, Suryana mengatakan peredaran rokok ilegal masih banyak ditemukan diwilayah eks. Karisidenan Pati yang merupakan wilayah kerjanya sehingga gencar dilakukan penindakan kerumah-rumah maupun mencegat dijalanan yang sangat beresiko bagi para anggota.

"Anggota kami sering menemui aksi premanisme dari warga sekitar saat melakukan penindakan dirumah yang dijadikan tempat produksi rokok karena nominal rokok cukup besar ", tutur Suryana seperti dilaporkan reporter elshinta, Sutini.

Dikatakannya, hasil penindakan periode kali ini jumlahnya lebih besar dibandingkan tahun lalu sehingga harus segera dimusnahkan dengan keterbatasan gudang yang ada.

Dikatakan Suryana, ada sebanyak 23,5 ton barang bukti yang dimusnahkan dengan rincian 14,4 juta batang rokok jenis SKM, jampel dan pita cukai yang diduga palsu sebanyak 7416 keping serta barang bukti lainnya. Untuk pemusnahan dilakukan 2 tahap yakni ditimbun di TPA Tanjungrejo.

Dikatakannya, seringkali tim mengalami kendala saat melakukan penindakan karena adanya perlawanan dari para pelaku. Sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas. Para pelaku dalam melakukan aksinya sudah menggunakan cara terpisah-pisah yang menyulitkan tim saat penindakan.

"Kami melakukan penindakan dibeberapa kabupaten terbanyak dari Jepara", papar Suryana.

Suryana menambahkan, untuk nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp. 8,5 Milyar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp. 5,5 Milyar.

Dalam pemusnahan barang bukti rokok ilegal dihadiri Kapolres Kudus, Kejaksaan, PN, Kepala KPP Pratama Kudus, perwakilan Satpol PP dari 5 kabupaten, Ketua PPRK dan Pengusaha rokok yang melakukan pembakaran rokok ilegal secara simbolik. 

Penulis: Devi Novitasari

Editor: Sigit Kurniawan

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar