Kamis, 27 April 2017

Hari Kartini momentum penghapusan pelecehan seksual

Jumat, 21 April 2017 17:50

Ayo berbagi!

Anggota Komisi V DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Endarmy mengharapkan peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk menghapuskan pelecehan seksual terhadap anak.

"Pelecehan seksual terhadap anak merupakan suatu kebobrokan yang akan merusak calon-calon penerus bangsa," katanya di Padang, Jumat (21/4).

Legislator asal Padangpariaman tersebut mengingatkan penyelamatan anak-anak muda yang perlu menjadi gerakan bagi kaum ibu, wanita dan anak-anak dalam momentum Hari Kartini adalah masalah pelecehan seksual yang cukup tinggi di Provinsi Sumbar.

Berdasarkan data dari pemerintah Provinsi Sumbar selama 2016, terdapat 165 kasus kekerasan fisik terhadap anak dan 393 kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Data tersebut, katanya terbilang tinggi untuk daerah yang memiliki adat istiadat yang menjunjung nilai agama.

Untuk itu, pada momentum peringatan Hari Kartini yang merupakan sosok pejuang untuk hak-hak perempuan ini hendaknya pelecehan seksual dapat dihentikan, sebutnya.

"Keluarga terutama orang tua adalah benteng paling depan untuk menjaga anak-anaknya," kata dia.

Ia menjelaskan orang tua harus tegas dan mengontrol fasilitas yang diberikan kepada anaknya agar ruang lingkup pergaulannya tidak bebas.

"Jangan sampai peringatan Hari Kartini sebagai seremonial saja namun harus memetik pelajaran yang ada dan menerapkannya pada kehidupan saat ini," sebutnya.

Kemudian ia meminta pihak terkait meningkatkan sosialisasi kepada orangtua dan menekankan bahwa perlindungan utama anak terhadap pelecehan seksual adalah keluarga.

"Harus ada sosialisasi yang berkesinambungan agar orang tua paham bahwa anak-anaknya tidak terlepas dari ancaman pelecehan seksual di luar sana," katanya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar