Senin, 16 Juli 2018 | 21:03 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

BKKBN dorong remaja tidak nikah usia dini

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
<p>Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKN) mendorong agar remaja tidak melakukan pernikahan usia dini.</p><p> Mikhael Yance Galmin, Kasubbid Bina Ketahanan Remaja dari Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Rabu (26/4), mengatakan, pernikahan pada usia dini dapat menyebabkan sejumlah masalah pada remaja.</p><p> "Pernikahan usia dini dapat menyebabkan rendahnya hak kesehatan reproduksi, subordinasi keluarga, kekerasan dalam rumah tangga dan peluang kematian ibu yang tinggi," katanya.</p><p> Selain itu pernikahan usia dini juga berdampak pada lama jangka waktu sekolah yang rendah, serta banyaknya jumlah remaja yang dikeluarkan dari sekolah.</p><p> "Oleh karena itu, BKKBN menjalankan program Generasi Berencana (GenRe) bagi remaja agar dapat merencanakan hidup mereka," ia menjelaskan.</p><p> Program GenRe adalah program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.</p><p> Salah satu hal yang menjadi fokus adalah promosi pendewasaan usia perkawinan dengan tujuan meningkatkan media usia kawin pertama perempuan.</p><p> "Sasaran program GenRe adalah remaja berusia 10-24 tahun dan belum menikah, mahasiswa atau mahasiswi yang belum menikah, keluarga dan masyarakat peduli remaja, untuk menyiapkan 'Generasi Emas'," ia mengungkapkan.</p><p> Yang disebut dengan Generasi Berencana adalah remaja yang menjalani jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 16 Juli 2018 - 20:58 WIB

Olla Ramlan, bakal caleg NasDem dapil IV Jabar

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 20:45 WIB

Kementerian Agama agar pastikan penyelenggaraan ibadah haji lebih baik

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 20:38 WIB

RI-Gambia kerja sama keprotokoleran untuk KTT OKI

Pemilihan Presiden 2019 | 16 Juli 2018 - 20:27 WIB

Peluang Moeldoko jadi cawapres Jokowi terkendala parpol koalisi

Arestasi | 16 Juli 2018 - 20:08 WIB

Kejaksaan tangkap 130 buron sejak Januari

Politik | 16 Juli 2018 - 19:57 WIB

Nafa Urbach pilih Nasdem karena tanpa mahar

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com