Senin, 19 November 2018 | 21:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Dinkes Pasaman gelar tes IVA gratis

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
<p>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menggelar pemeriksaan Infeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) secara gratis bagi ibu rumah tangga daerah itu untuk mendeteksi kanker leher rahim (serviks).</p><p> Kepala Dinkes Pasaman, Amdarisman di Lubuk Sikaping, Rabu (26/4), mengatakan ada sebanyak 3.000 IRT yang akan mengikuti tes IVA tersebut.</p><p> "Tes IVA ini bertujuan untuk mengetahui kelainan yang ada di leher rahim yang menyebabkan kanker serviks. Tes IVA ini tidak dipungut biaya atau gratis," ujarnya.</p><p> Ia mengatakan ini merupakan salah satu upaya untuk mendeteksi terjadinya kanker serviks dengan melakukan pemeriksaan tes IVA.</p><p> "Keuntungan dari menggunakan metode tes IVA ini yakni lebih mudah dan praktis," tambahnya.</p><p> Menurutnya, kanker serviks ini menjadi kelompok penyakit terbanyak penyebab kematian pada kaum ibu disamping kanker payudara.</p><p> "Jadi kita berupaya menjaring sebanyak 3.000 orang perempuan hingga Mei ini untuk mengikuti tes IVA. Kegiatan ini dilaksanakan di 16 puskesmas dari target 6.900 jiwa," ujarnya.</p><p> Kanker serviks tersebut, katanya sebenarnya dapat disembuhkan jika terdeteksi sedini mungkin.</p><p> "Jika ditemukan hasil pemeriksaan yang menunjukkan warna putih kemerah-merahan maka akan diberikan saran tindaklanjut kepada yang bersangkutan. Untuk itu, para perempuan disarankan untuk rutin melakukan skrinning kanker serviks secara rutin," ujarnya.</p><p> Ia mengatakan tes IVA ini dilakukan oleh tenaga bidan dan tenaga dokter ahli.</p><p> Sementara Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman, Gustinar Yusuf Lubis mengatakan kegiatan tes IVA ini juga bekerja sama dengan TP-PKK setempat dalam rangka melaksanakan 10 program pokok TP-PKK Pasaman dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.</p><p> "Kami meminta kepada perempuan di daerah ini untuk dapat mengikuti tes IVA sehingga dapat mendeteksi ada atau tidaknya kanker serviks. Dengan begitu maka dapat dilakukan penanganan lebih lanjut untuk mengobatinya," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asian Games 2018 | 19 November 2018 - 21:35 WIB

Peralatan olahraga eks Asian Games 2018 diinventarisasi

Bencana Alam | 19 November 2018 - 21:26 WIB

BPBD Purbalingga minta warga waspadai bencana

Aktual Luar Negeri | 19 November 2018 - 21:18 WIB

Kapolri sepakat tingkatkan kerja sama penegakan hukum dengan AS

Hukum | 19 November 2018 - 21:07 WIB

Kejaksaan Agung tunda eksekusi Baiq Nuril

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 20:57 WIB

Kodam III Siliwangi tandatangani zona integritas menuju WBK

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 20:44 WIB

Disnakertrans Karawang khawatir kenaikan UMK memicu PHK

<p>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menggelar pemeriksaan Infeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) secara gratis bagi ibu rumah tangga daerah itu untuk mendeteksi kanker leher rahim (serviks).</p><p> Kepala Dinkes Pasaman, Amdarisman di Lubuk Sikaping, Rabu (26/4), mengatakan ada sebanyak 3.000 IRT yang akan mengikuti tes IVA tersebut.</p><p> "Tes IVA ini bertujuan untuk mengetahui kelainan yang ada di leher rahim yang menyebabkan kanker serviks. Tes IVA ini tidak dipungut biaya atau gratis," ujarnya.</p><p> Ia mengatakan ini merupakan salah satu upaya untuk mendeteksi terjadinya kanker serviks dengan melakukan pemeriksaan tes IVA.</p><p> "Keuntungan dari menggunakan metode tes IVA ini yakni lebih mudah dan praktis," tambahnya.</p><p> Menurutnya, kanker serviks ini menjadi kelompok penyakit terbanyak penyebab kematian pada kaum ibu disamping kanker payudara.</p><p> "Jadi kita berupaya menjaring sebanyak 3.000 orang perempuan hingga Mei ini untuk mengikuti tes IVA. Kegiatan ini dilaksanakan di 16 puskesmas dari target 6.900 jiwa," ujarnya.</p><p> Kanker serviks tersebut, katanya sebenarnya dapat disembuhkan jika terdeteksi sedini mungkin.</p><p> "Jika ditemukan hasil pemeriksaan yang menunjukkan warna putih kemerah-merahan maka akan diberikan saran tindaklanjut kepada yang bersangkutan. Untuk itu, para perempuan disarankan untuk rutin melakukan skrinning kanker serviks secara rutin," ujarnya.</p><p> Ia mengatakan tes IVA ini dilakukan oleh tenaga bidan dan tenaga dokter ahli.</p><p> Sementara Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman, Gustinar Yusuf Lubis mengatakan kegiatan tes IVA ini juga bekerja sama dengan TP-PKK setempat dalam rangka melaksanakan 10 program pokok TP-PKK Pasaman dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.</p><p> "Kami meminta kepada perempuan di daerah ini untuk dapat mengikuti tes IVA sehingga dapat mendeteksi ada atau tidaknya kanker serviks. Dengan begitu maka dapat dilakukan penanganan lebih lanjut untuk mengobatinya," katanya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB

UU Desa Belum Cocok Diterapkan di Bali

Sabtu, 17 November 2018 - 16:48 WIB

Penyesuaian suku bunga tidak bergantung FED

Jumat, 16 November 2018 - 11:48 WIB

Infrastruktur Jaksel antisipasi banjir hampir selesai

Kamis, 15 November 2018 - 00:00 WIB

Pesawat Air Asia Surabaya-Singapura Hilang Kontak

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com