Rabu, 18 Juli 2018 | 23:09 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Menurut dokter, orang tua tak perlu terlalu protektif pada anak

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Sebagian orang tua menjadi terlalu protektif karena ingin melindungi anak-anak mereka dari kuman, padahal sikap yang demikian bukan hal terbaik bagi kesehatan anak menurut dokter spesialis anak.</p><p>Karena ada kalanya anak yang selalu terlindungi dan hidup dalam kondisi higienis menjadi rentan sakit saat terpapar udara atau makanan yang kurang sehat. </p><p>Setiap anak memiliki imunitas sehingga tidak mengapa bila anak "terkena sedikit bakteri". Dokter spesialis anak Ariani Dewi Widodo di Jakarta, Selasa (2/5), mengatakan sistem imunitas anak bisa mengenali berbagai zat asing yang harus dilawan agar tidak menimbulkan penyakit.</p><p>Sistem imunitas yang terlatih melawan membuat anak lebih kuat dan tidak mudah tumbang saat berada di kondisi yang tidak sehigienis di rumah. </p><p> Salah satu contoh paparan bakteri yang menguatkan anak adalah pada proses melahirkan. Pada persalinan normal, jalan lahir anak penuh kuman, berbeda dengan persalinan caesar yang steril.  </p><p> Namun, anak yang dilahirkan normal punya kecenderungan alergi yang lebih rendah ketimbang anak yang lahir dengan operasi caesar menurut Ariani. </p><p> Air susu ibu juga mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi anak. "Orangtua memang harus agak tega, jangan terlalu protektif," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 Juli 2018 - 21:46 WIB

Kemkominfo RI minta masyarakat tak percayai informasi hoax

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 21:26 WIB

130 ASN di Kudus cuti Haji

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 21:12 WIB

Wapres: Indonesia terbanyak tangani teroris

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 20:58 WIB

Pertamina bangun masjid dan sekolah di Tapanuli Tengah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com