Senin, 22 Oktober 2018 | 05:17 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Kuasa Hukum Ahok yakin hakim tak terpengaruh intervensi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjalani sidang lanjutan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (25/4). Foto: Antara
Terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjalani sidang lanjutan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (25/4). Foto: Antara
<p>Anggota tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Trimoelja D Soerjadi meyakini majelis hakim yang memimpin persidangan Ahok tidak akan terpengaruh intervensi terkait pembacaan putusan terhadap kliennya itu, Selasa (9/5) hari ini. </p><p>"Kami khawatir hakim merasa tertekan kerana adanya beberapa aksi belakangan ini jelang vonis terhadap Pak Ahok. Namun, saya yakin hakim berani karena mandiri dan tidak bisa diintervensi," kata Trimoelja saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa pagi.</p><p>Ia pun meminta agar majelis hakim tidak perlu ragu dan takut apabila memang kliennya itu dinyatakan tidak bersalah kemudian divonis bebas.</p><p>"Majelis hakim sebagai seorang pengadil tidak bisa diintervensi oleh siapa pun bahkan oleh Mahkamah Agung," ucap Trimoelja, dikutip <i>Antara</i>. </p><p>Sementara itu, Pengadilan Negeri Jakarta Utara siap menggelar sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim terhadap terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa.</p><p>"Majelis Hakim sudah siap untuk membaca putusan itu, dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi.</p><p>Ia pun mengimbau bagi masyarakat agar tidak perlu datang langsung ke Kementerian Pertanian karena sidang pembacaan putusan itu akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.</p><p>"Ini untuk menghindari banyaknya orang yang datang karena ruang sidang juga tidak bisa menampung banyak orang," kata Hasoloan.</p><p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menuntut Ahok dengan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Anggota tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Trimoelja D Soerjadi meyakini majelis hakim yang memimpin persidangan Ahok tidak akan terpengaruh intervensi terkait pembacaan putusan terhadap kliennya itu, Selasa (9/5) hari ini. </p><p>"Kami khawatir hakim merasa tertekan kerana adanya beberapa aksi belakangan ini jelang vonis terhadap Pak Ahok. Namun, saya yakin hakim berani karena mandiri dan tidak bisa diintervensi," kata Trimoelja saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa pagi.</p><p>Ia pun meminta agar majelis hakim tidak perlu ragu dan takut apabila memang kliennya itu dinyatakan tidak bersalah kemudian divonis bebas.</p><p>"Majelis hakim sebagai seorang pengadil tidak bisa diintervensi oleh siapa pun bahkan oleh Mahkamah Agung," ucap Trimoelja, dikutip <i>Antara</i>. </p><p>Sementara itu, Pengadilan Negeri Jakarta Utara siap menggelar sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim terhadap terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa.</p><p>"Majelis Hakim sudah siap untuk membaca putusan itu, dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi.</p><p>Ia pun mengimbau bagi masyarakat agar tidak perlu datang langsung ke Kementerian Pertanian karena sidang pembacaan putusan itu akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.</p><p>"Ini untuk menghindari banyaknya orang yang datang karena ruang sidang juga tidak bisa menampung banyak orang," kata Hasoloan.</p><p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menuntut Ahok dengan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun. </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com