Selasa, 24 April 2018

Kuasa Hukum Ahok yakin hakim tak terpengaruh intervensi

Selasa, 09 Mei 2017 08:45

Terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjalani sidang lanjutan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (25/4). Foto: Antara Terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjalani sidang lanjutan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (25/4). Foto: Antara
Ayo berbagi!

Anggota tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Trimoelja D Soerjadi meyakini majelis hakim yang memimpin persidangan Ahok tidak akan terpengaruh intervensi terkait pembacaan putusan terhadap kliennya itu, Selasa (9/5) hari ini. 

"Kami khawatir hakim merasa tertekan kerana adanya beberapa aksi belakangan ini jelang vonis terhadap Pak Ahok. Namun, saya yakin hakim berani karena mandiri dan tidak bisa diintervensi," kata Trimoelja saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa pagi.

Ia pun meminta agar majelis hakim tidak perlu ragu dan takut apabila memang kliennya itu dinyatakan tidak bersalah kemudian divonis bebas.

"Majelis hakim sebagai seorang pengadil tidak bisa diintervensi oleh siapa pun bahkan oleh Mahkamah Agung," ucap Trimoelja, dikutip Antara.

Sementara itu, Pengadilan Negeri Jakarta Utara siap menggelar sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim terhadap terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa.

"Majelis Hakim sudah siap untuk membaca putusan itu, dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi.

Ia pun mengimbau bagi masyarakat agar tidak perlu datang langsung ke Kementerian Pertanian karena sidang pembacaan putusan itu akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.

"Ini untuk menghindari banyaknya orang yang datang karena ruang sidang juga tidak bisa menampung banyak orang," kata Hasoloan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menuntut Ahok dengan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun. 

Masih ada lagi informasi Kasus dugaan penistaan agama menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar