Selasa, 26 September 2017

Jelang Ramadan, ratusan lansia di Kudus ikuti pengobatan gratis

Rabu, 17 Mei 2017 20:37

Foto Kontributor Elshinta, Sutini Foto Kontributor Elshinta, Sutini
Ayo berbagi!

Menyambut bulan Puasa Ramadan, berbagai kegiatan dilakukan oleh masyarakat seperti yang dilakukan oleh pengurus dan tenaga medis di Klinik Pratama Muhammadiyah Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus Jateng, yang menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi orang lanjut usia (lansia).

Kegiatan ini diikuti sekitar 300 orang lansia dari dua desa yakni Desa Pasuruhan Lor dan Pasuruhan Kidul.

Kepada Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (17/5), salah satu warga Desa Pasuruhan Kidul Rumini (76) menuturkan, sering mengikuti pengobatan ke klinik karena khusus bagi lansia seperti dirinya selalu digratiskan, mereka juga diantar jemput menggunakan becak. Apalagi dirinya yang menderita penyakit asam urat tidak dapat berjalan dengan normal. Sementara jarak rumah dengan klinik cukup jauh.

Kepala Desa Pasuruhan Lor, Nor Badri mengatakan adanya pengobatan massal secara gratis yang dilakukan oleh pengurus dan tenaga medis dari klinik Pratama Muhammadiyah sangat membantu warga desanya. Dimana warga terutama lansia, dapat memeriksakan kesehatan sebelum menjalankan ibadah puasa, dengan harapan saat menjalankan ibadah dapat berjalan dengan lancar. Karena pengobatan tersebut memang dimaksudkan untuk memeriksa kesehatan lansia jelang Puasa.

"Kami mengapresiasi terhadap kegiatan tersebut karena dapat meringankan beban warga apalagi ada seorang warga yang menghibahkan ambulans untuk operasional di Klinik tersebut0," ujar Badri.

Badri menyatakan kesanggupannya melayani warga bahkan siap menjadi sopir ambulans untuk mengantar warga yang sakit. Karena pihak desa membuka layanan kepada masyarakat 24 jam.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat setempat, Sam'ani Intakoris mengatakan belum adanya kendaraan operasional untuk antar jemput warga yang sakit, membuat keluarganya berinisiatif menghibahkan sebuah mobil ambulans bagi Masyarakat. Meski dihibahkan di Klinik Muhammadiyah Pasuruhan tetapi penggunaannya bagi siapa saja yang membutuhkan tanpa memandang SARA.

Dikatakan Sam'ani yang juga Kepala Dinas PU PR kabupaten Kudus, untuk operasional dari ambulans, pihaknya akan membantu sehingga masyarakat tidak terbebani biaya apapun saat membutuhkan ambulans.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar