Selasa, 19 Juni 2018 | 07:29 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Paulus Tannos sebut tersangka KTP-el jual nama Setya Novanto

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Ist
Ilustrasi. Foto: Ist
<p>Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) Andi Agustinus alias Andi Narogong disebut hanya menjual nama Ketua DPR Setya Novanto.</p><p>Hal itu diungkapkan&nbsp;Bos ‎PT Sandipala Artha Putra, ‎Paulus Tannos saat bersaksi dalam sidang kasus KTP-el melalui teleconference, Kamis (18/5).‎</p><p>Awalnya Paulus ditanyakan&nbsp;Jaksa Abdul Basir‎&nbsp;apakah b‎erita acara pemeriksaan (BAP) nya adalah keterangannya. "Iya pak. Tapi, setelah saya ingat-ingat pak, Andi Narogong itu hanya menjual nama pak. Hanya mengaku-ngaku, seolah-olah Andi Narogong ini adalah orang dekat Setya Novanto," kata Paulus.</p><p>Lalu,&nbsp;jaksa pun menanyakan kepadanya tentang cara Andi Narogong menjual nama Novanto kepadanya. "Dalam dua kali kesempatan, saya merasa seolah-olah Andi Narogong menghindar untuk bertemu saya dan Setya Novanto," jawab Paulus.</p><p>Iya, tadi saudara menerangkan, Andi menjual nama, bagaimana cara Andi menjual nama Novanto ke saudara? Tanya jaksa lagi kepada Paulus. Paulus pun mengaku kurang yakin Andi Narogong orang dekat Novanto karena acapkali terkesan menghindari pertemuannya bersama Novanto.</p><p>"Andi mau memperkenalkan Bapak Setya Novanto, dia datang terlembat tidak jadi, kedua kali, saya kurang yakin bahwa Andi orang dari Setya Novanto," kata Paulus.</p><p>Diketahui, Paulus mengaku pernah dua kali bertemu Setya Novanto. Pertama, di rumah Setya Novanto, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan. Saat itu, Paulus mengaku diajak Andi ke rumah Setya Novanto.</p><p>Dalam kesempatan itu Paulus sempat memperkenalkan diri sebagai salah satu pelaksana proyek KTP-el. Andi saat itu mengaku kepada Paulus sedang terjebak macet, sehingga Paulus sendiri yang menemui Novanto.</p><p>Setya Novanto selanjutnya menerima telepon dan meninggalkan Paulus. Tak lama, staf Setya Novanto menghampiri Paulus dan menjelaskan bahwa Novanto sedang ada janji lain, sehingga Paulus disarankan mengadakan janji lagi untuk bertemu.</p><p>Kedua, di Gedung Equity, SCBD, Jakarta. Paulus di gedung itu hanya sebentar bertemu Novanto. Dalam pertemuan kedua juga Paulus sempat mengenakan diri dan menjelaskan soal pekerjaannya.</p><p>‎‎Diketahui,&nbsp;PT Sandipala Artha Putra adalah salah satu‎ anggota Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) yang memenangkan lelang proyek KTP-el. Selain&nbsp;PT Sandipala Artha Putra, PT Sucofindo, PT LEN Industri, dan PT Quadra Solution ‎masuk dalam konsorsium itu.‎‎</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com