Rabu, 18 Oktober 2017

Ini Alasan Kenapa Gaji Tidak Ada Peningkatan

Jumat, 19 Mei 2017 14:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/ini-alasan-kenapa-gaji-tidak-ada-peningkatan courtesy https://www.cermati.com/artikel/ini-alasan-kenapa-gaji-tidak-ada-peningkatan
Ayo berbagi!

Ada banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya, sehingga Anda membutuhkan pekerjaan yang dapat memberikan penghasilan yang mencukupi. Baik yang masih berstatus lajang atau telah menikah, berbagai kebutuhan ini tentu akan menjadi perhatian khusus, sebab terpenuhinya hal ini akan berpengaruh pada kualitas kehidupan. Anda tentu tidak ingin memiliki sejumlah penghasilan yang bahkan tidak mencukupi untuk berbagai kebutuhan pokok, bukan?

Selain berbagai kebutuhan ini, sejumlah hal lainnya juga patut dilakukan di dalam keuangan, misalnya: investasi, menabung, dana pensiun, dan bahkan berbagai tujuan lainnya yang dianggap penting bagi kesejahteraan. Semua ini tentu akan membutuhkan dana, yang pada umumnya akan berasal dari pendapatan (gaji) bulanan.

Namun jika ternyata tidak kunjung mendapatkan gaji yang memadai / layak, maka berbagai hal ini tentu tidak mungkin dilakukan di dalam keuangan. Bisa jadi, Anda hanya akan hidup dari gaji ke gaji setiap bulannya, tanpa bisa melakukan berbagai kegiatan investasi dan yang lainnya. Jika sudah begini, masa depan keuangan akan suram, termasuk masa depan sendiri juga kemungkinan akan jauh dari sejahtera.

Apakah sudah layak gaji Anda saat ini? Jika ternyata pos pengeluaran telah diatur seketat mungkin, namun tetap masih hanya bisa sekedar “hidup saja” setiap bulannya tanpa melakukan tujuan keuangan lainnya bagi masa depan, maka besar kemungkinan gaji Anda memang tidak layak dan mencukupi.

Hal ini bisa saja terjadi karena selama beberapa waktu terakhir tidak mengalami kenaikan gaji di tempat kerja, sehingga jumlah pendapatan tetap, sementara jumlah pengeluaran selalu bertambah. Simak beberapa hal berikut ini, yang dapat membuat gaji di kantor tidak mengalami peningkatan:

1. Kemampuan Kerja yang Standar dan Tidak Istimewa

kemampuan kerja standar

Kemampuan Kerja Standar via shutterstock.com

 

Anda telah bekerja cukup lama dan bahkan tergolong ke dalam kategori senior di kantor. Namun jika ternyata hanya memiliki kemampuan kerja yang biasa-biasa saja, maka bisa dipastikan kenaikan gaji akan sulit terlaksana. Perusahaan membutuhkan karyawan yang serba bisa, memiliki sejumlah kemampuan yang luar biasa, bahkan untuk beberapa hal yang bukan menjadi bidang (tugas) Anda. Tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda telah memiliki semua ini di dalam diri selama ini?

Ketika hanya bertindak atau menjadi karyawan yang memiliki kemampuan standar, maka perusahaan juga akan “menghargai” dengan sejumlah gaji yang juga standar. Seseorang di dekat Anda (rekan) mungkin saja memiliki semua yang dibutuhkan perusahaan ini, sehingga kenaikan gaji akan dimiliki oleh orang tersebut, sementara pada dasarnya Anda dan rekan tersebut memiliki peluang yang sama untuk mendapatkannya.

2. Tidak Pernah Membahasnya secara Langsung dengan Atasan

Menerima gaji dalam jumlah yang sama dan tidak mengalami kenaikan dalam kurun waktu yang lama, namun tidak pernah menanyakan hal ini kepada atasan. Ini adalah kesalahan yang lazim dilakukan oleh karyawan, barangkali Anda salah satunya. Anda merasa sungkan, tidak nyaman untuk bertanya langsung, sementara atasan bahkan tidak merasakan kegelisahan terhadap gaji tersebut yang tak kunjung naik dari tahun ke tahunnya. Lalu, semua ini salah siapa?

Baca Juga : 7 Cara Ampuh Mengatasi Kejenuhan di Tempat Kerja

3. Merasa Nyaman dengan Kondisi Tempat Kerja

nyaman

Merasa Nyaman di Tempat Kerja via shutterstock.com

 

Anda paham benar bahwa perusahaan tidak membayar dengan cukup baik, namun enggan untuk mencari peluang baru di luar sana. Alasan yang paling sering terlontar adalah rasa nyaman dan kondisi kerja yang telah begitu menyenangkan, tidak bisa berpisah dengan rekan-rekan kerja yang telah seperti keluarga.

Terkadang perusahaan memang tidak mampu membayar gaji lebih tinggi, tentunya dengan berbagai alasan yang cukup masuk akal. Namun, Anda selaku karyawan yang gajinya tak kunjung naik, seolah tidak merasa keberatan karena telah merasa begitu nyaman bekerja di sana.

Suasana kerja terasa begitu hangat dan menyenangkan, meskipun pada kenyataannya gaji tak kunjung mengalami kenaikan. Hal ini bisa saja berlangsung lama, hingga pada akhirnya gaji hanya cukup untuk makan sebulan saja, tanpa adanya kenaikan secara berkala.

4. Tidak Menunjukkan Progres yang Cukup selama Bekerja

Ketika bekerja dan telah bergabung dengan perusahaan untuk kurun waktu yang cukup lama (setidaknya 3 tahun ke belakang), maka bisa dipastikan Anda telah merasakan nikmatnya asam garam di tempat kerja tersebut. Sewajarnya Anda telah mengalami banyak peningkatan, terutama di dalam kemampuan kerja, di mana Anda bisa saja telah berpindah posisi sebanyak satu atau dua kali, hal ini tentunya diganjar dengan sejumlah kenaikan gaji.

Namun, ada sebagian orang yang justru tetap saja hanya memiliki kemampuan yang sama, bahkan meski berubah, itu hanya dalam jumlah yang sangat sedikit saja. Jika Anda termasuk ke dalam kategori ini, maka bisa dipastikan posisi Anda mungkin saja masih akan di tempat yang sama, meskipun telah cukup lama bekerja, dan ini juga akan berbanding lurus dengan gaji yang tak kunjung mengalami kenaikan.

Baca Juga : Mengenali Hak-Hak Pekerja Kantoran dan Manfaatnya

5. Minder dan Tidak Percaya Diri pada Kemampuan Kerja

minder

Minder dan Tidak Percaya Diri via shutterstock.com

 

Anda memiliki kemampuan kerja yang baik, termasuk daya saing pada sejumlah tenaga kerja baru yang ada di kantor. Anda cakap dan bisa berkembang bersama perusahaan, namun tidak memiliki rasa percaya diri yang baik untuk kemampuan ini. Ini juga sebuah hambatan bagi karir dan juga gaji di perusahaan.

Ketika tidak bisa menunjukkan kemampuan kerja yang maksimal dan tentunya perkembangan Anda yang cukup baik di dalam menangani tugas-tugas, maka perusahaan juga akan menilai Anda sebagai karyawan standar, dengan gaji yang juga standar dan jarang mengalami kenaikan.

Temukan Pekerjaan Baru

Ketika mengalami kendala untuk kenaikan gaji di kantor, maka segeralah melihat kembali apa saja yang “kurang” di dalam diri Anda. Upayakan untuk segera berbenah dan memperbaiki diri. Namun jika setelah semua koreksi ini dilakukan, atau bahkan tidak menemukan kendala itu berasal dari dalam diri, maka sudah waktunya meninggalkan perusahaan dan menemukan penghasilan yang lebih baik di tempat lain.

Baca Juga : Inilah Film-Film yang Bisa Membangkitkan Semangat Kerja

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar