Senin, 24 Juli 2017

Gadis Guinea 'dipaksa' menjadi budak seks di Australia

Jumat, 19 Mei 2017 11:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
australia
Getty Images
Perempuan 17 tahun itu dibawa ke kota Sydney, Australia, pada awal April lalu oleh seorang pria yang menawarinya bekerja sebagai pelayan kebersihan.

Seorang remaja asal Guinea di Afrika Barat melarikan dari tempat penyekapannya setelah dia mengaku dijadikan budak seks oleh sejumlah pria, menurut polisi Australia.

Perempuan 17 tahun itu dibawa ke kota Sydney, Australia, pada awal April lalu oleh seorang pria yang menawarinya bekerja sebagai pelayan kebersihan, kata Kepolisian New South Wales.

Dia diduga dibawa ke sebuah rumah dan diserang secara seksual oleh "sejumlah pria" hingga akhirnya dia kabur pada 27 April.

Petugas kepolisian yang menangani masalah perdaganan manusia dan kejahatan seksual tengah menyelidiki kasus ini.

Dirawat di rumah sakit

Perempuan itu mengatakan kepada polisi bahwa dia meninggalkan lokasi penyekapan sebelum dijemput seorang perempuan yang kemudian mengantarnya ke pusat penampungan sementara bagi korban penyerangan seksual.

Dia lantas dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis.

Kepada polisi, perempuan itu mengaku bertemu seorang pria di Guinea pada Januari lalu dan menawarinya pekerjaan. Mereka kemudian melakukan perjalanan ke Australia melalui Paris selama beberapa hari di bulan April.

Polisi saat ini tengah mencari pelaku penyerangan terhadap perempuan tersebut.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar