Kamis, 20 September 2018 | 22:34 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

1001 Alasan Bangga Indonesia: #0099

Toko Kerajinan Indonesia di New Orleans, Amerika

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Wawa    |    Editor : Administrator
VOA Indonesia
VOA Indonesia
<p>Java House Import yang berlokasi di Dumaine Street, French Quarter, menjual berbagai produk kerajinan tangan dari Indonesia, terutama dari Jawa dan Bali.</p><p>Pemilik toko ini adalah Lily Santoso Monk, perempuan asal Indonesia yang sudah puluhan tahun tinggal di New Orleans.</p><p>Ketika hijrah ke Amerika, Lily tidak berniat membuka toko kerajinan tangan Indonesia. Ia sempat bekerja di perusahaan periklanan sebelum akhirnya memutuskan membuka toko ini.</p><p>Semua barang di toko ini didatangkan dari Indonesia dan salah satu yang paling laris adalah lonceng pintu dari bambu. Untuk memenuhi selera pasar, Lily juga memesan beberapa barang yang ia rancang sendiri ke perajin di Indonesia.</p><p>Menjual produk kerajinan Indonesia di kawasan yang menjadi tujuan turis dari berbagai belahan dunia ini memiliki tantangan tersendiri. Nyaris setiap turis yang masuk toko bertanya dari mana barang-barang ini berasal, dan ketika dijelaskan dari Indonesia, banyak yang tidak tahu Indonesia. Lily sering kali harus menjalankan diplomasi budaya Indonesia lewat tokonya ini.</p><p>Sebelum memiliki toko ini, Lily berjualan kerajinan Indonesia di French Market bersandingan dengan pedagang kerajinan dari berbagai negara.</p><p>French Market juga ternyata menjadi cikal bakal dari The House of Bali, toko kerajinan Indonesia yang berlokasi di Magazine Street, New Orleans.</p><p>Edwin Jocom, pemilik House of Bali sudah lama malang melintang dalam urusan impor barang-barang Indonesia ke Amerika. Awalnya ia dan keluarga bisnis impor mebel dari Indonesia namun usaha ini berhenti ketika Amerika diterjang krisis tahun 2008.</p><p>Ia kemudian banting setir ke jualan produk kerajinan tangan di French Maret dan karena prospeknya bagus, ia memberanikan diri membuka toko ini di akhir tahun lalu.</p><p>Edwin dan Lily sebenarnya tidak hanya menjual produk kerajinan Indonesia di New Orleans, tapi juga ikut memperkaya keragaman budaya kota terbesar di negara bagian Louisiana ini.&nbsp;[dw]</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 21:40 WIB

Langkat raih 3 kategori dalam lomba desa percontohan se-Sumut

Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 21:29 WIB

Beberapa tokoh GNPF Ulama masuk timses Prabowo-Sandiaga

Aktual Olahraga | 20 September 2018 - 21:12 WIB

Langkat tuan rumah sepeda nusantara 2018

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 20:44 WIB

Aplikasi E-Babinsa sangat membantu tingkatkan pelayanan kepada masyarakat

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com