Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Polres Purwakarta gelar Operasi Pekat Lodaya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Petugas gabungan Polres Purwakarta Jawa Barat menggelar Operasi Pekat Lodaya 2017 di sejumlah titik di Purwakarta. Operasi ini ditujukan untuk menjaring preman dan gelandangan yang meresahkan masyarakat, serta menyita ratusan botol miras berbagai jenis serta miras oplosan.</p><p>Operasi tersebut merupakan upaya polisi dalam pencegahan tindak kriminalitas menjelang perayaan Idul fitri 1438H.</p><p>Diharapkan, operasi yang digelar dapat memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap masyarakat dari gangguan kejahatan yang mengarah pada tindak kriminal.</p><p>Operasi Lodaya 2017 melibatkan sejumlah anggota dari sejumlah fungsi di Polres Purwakarta, mulai dari kawasan Sadang hingga Cikopo dan rest area.</p><p>"Sesuai intruksi dari pimpinan hari ini melaksanakan gelar operasi pekat atau penyakit masyarakat dengan menjelang Idul Fitri 1438H diharapkan.msyarakat dalam keadaan nyaman dari gangguan preman yang mengarah pada tindak kriminalitas," ujar Kepala Bagian Operasional Sabara, Polres Purwakarta Iptu Abusono kepada <i>Reporter Elshinta Tita Sopandy,</i> Senin (12/6).</p><p>Operasi yang digelar di sekitar Sadang dan Cikopo tersebut berhasil menjaring 10 preman, gelandangan dan pengamen yang beroperasi di kawasan itu.</p><p>Polisi juga telah menyita ratusan miras oplosan yang dijual oleh pedagang dengan modus sebagai tukang tambal ban, selain itu miras milik pedangan tersebut yang disimpan di gudang rumah miliknya di Jl Raya Cikopo Rt04/02, Cikopo, Kecamatan Bungur Sari telah disita dengan jumlah cukup banyak dan masih disegel di dalam kardus.</p><p>Operasi pekat atau penyakit masyarakat menjelang Idul Fitri menurut Abusono akan digelar terus menerus hingga pekan depan.</p><p>Sementara para preman yang terjaring akan diproses di kepolisian, apabila tidak ada unsur kriminal maka mereka akan dibina. Untuk penjual miras akan dikenakan sanksi dengan tindak pidana ringan, dan bagi para pengrmis serta gelandangan menurut Abusono pihaknya akan diserahkan dan bekerja sama dengan pihak Dinas Sosial Purwakarta.</p><p><br></p><p>Penulis: Devi Novitasari.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Travel | 15 Desember 2018 - 17:12 WIB

Menpar tak ingin ada wisata `remang-remang`

Bencana Alam | 15 Desember 2018 - 16:48 WIB

Puting beliung robohkan delapan rumah di Sumba Timur

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 16:36 WIB

Ryamizard Ryacudu tegaskan kelompok bersenjata Papua adalah pemberontak

Aktual Luar Negeri | 15 Desember 2018 - 16:11 WIB

Indonesia catat pernyataan Australia mengenai Yerusalem

<p>Petugas gabungan Polres Purwakarta Jawa Barat menggelar Operasi Pekat Lodaya 2017 di sejumlah titik di Purwakarta. Operasi ini ditujukan untuk menjaring preman dan gelandangan yang meresahkan masyarakat, serta menyita ratusan botol miras berbagai jenis serta miras oplosan.</p><p>Operasi tersebut merupakan upaya polisi dalam pencegahan tindak kriminalitas menjelang perayaan Idul fitri 1438H.</p><p>Diharapkan, operasi yang digelar dapat memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap masyarakat dari gangguan kejahatan yang mengarah pada tindak kriminal.</p><p>Operasi Lodaya 2017 melibatkan sejumlah anggota dari sejumlah fungsi di Polres Purwakarta, mulai dari kawasan Sadang hingga Cikopo dan rest area.</p><p>"Sesuai intruksi dari pimpinan hari ini melaksanakan gelar operasi pekat atau penyakit masyarakat dengan menjelang Idul Fitri 1438H diharapkan.msyarakat dalam keadaan nyaman dari gangguan preman yang mengarah pada tindak kriminalitas," ujar Kepala Bagian Operasional Sabara, Polres Purwakarta Iptu Abusono kepada <i>Reporter Elshinta Tita Sopandy,</i> Senin (12/6).</p><p>Operasi yang digelar di sekitar Sadang dan Cikopo tersebut berhasil menjaring 10 preman, gelandangan dan pengamen yang beroperasi di kawasan itu.</p><p>Polisi juga telah menyita ratusan miras oplosan yang dijual oleh pedagang dengan modus sebagai tukang tambal ban, selain itu miras milik pedangan tersebut yang disimpan di gudang rumah miliknya di Jl Raya Cikopo Rt04/02, Cikopo, Kecamatan Bungur Sari telah disita dengan jumlah cukup banyak dan masih disegel di dalam kardus.</p><p>Operasi pekat atau penyakit masyarakat menjelang Idul Fitri menurut Abusono akan digelar terus menerus hingga pekan depan.</p><p>Sementara para preman yang terjaring akan diproses di kepolisian, apabila tidak ada unsur kriminal maka mereka akan dibina. Untuk penjual miras akan dikenakan sanksi dengan tindak pidana ringan, dan bagi para pengrmis serta gelandangan menurut Abusono pihaknya akan diserahkan dan bekerja sama dengan pihak Dinas Sosial Purwakarta.</p><p><br></p><p>Penulis: Devi Novitasari.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com