Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Warga kesulitan transportasi sejak bus dilarang melintas di Purwakarta

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Menjelang mudik dan balik Lebaran 2017, warga Purwakarta, Jawa Barat, meminta Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk membuka arus lalu lintas bagi kendaraan umum seperti bus dari arah Bandung maupun Jakarta. Warga menilai pelarangan bus melintas di daerah Purwakarta menyusahkan warga pengguna angkutan.</p><p>Pemkab Purwakarta hingga saat ini masih melarang angkutan umum, terutama bus, baik dari Bandung mengarah Jakarta maupun sebaliknya. Larangan tersebut diakibatkan adanya peristiwa kecelakaan pada beberapa bulan lalu yang telah merenggut korban jiwa baik korban meninggal dunia maupun korban luka luka.</p><p>Menjelang Idul Fitri dengan mobilitas warga Purwakarta baik yang akan ke Bandung maupun akan ke Jakarta cukup tinggi, karena selain para pedagang yang akan berbelanja juga warga masyarakat yang akan belanja ke daerah tersebut. Selain untuk persediaan dagang menjelang hari raya, di antaranya belanja pakaian maupun makanan untuk jualan kebutuhan Idul Fitri maupun kebutuhan pribadi, dan mereka tidak memiliki angkutan pribadi sangat merasa disulitkan.</p><p>Pengguna angkutan bus, Yeti, kepada <i>Reporter Elshinta, Tita Sopandy,</i> Selasa (13/6) mengatakan, dirinya sangat resah terkait pelarangan bus melintas di Purwakarta. Karena menurutnya, menjelang arus mudik dan balik Lebaran angkutan bus itu sangat diperlukan sekali, selain akan belanja juga untuk warga yang akan berpergian.</p><p>Yeti menambahkan, bus memang masih ada tetapi masyarakat kerepotan karena harus menunggu di sekitar kawasan Sadang serta kawasan Jatiluhur, baik arah Jakarta maupun arah Bandung. "Dan itu harus menggunakan biaya transportasi untuk sampai ke tempat tersebut, itu pun kalo bus-nya tidak penuh tentunya akan keluar dari Gerbang Tol Sadang maupun Tol Jatiluhur, namun apabila bus itu penuh maka akan langsung menggunakan jalur tol, dan masyarakat pengguna bus tidak akan mengetahui untuk hal itu, dengan menunggu berjam jam padahal bus tidak melintas," kata dia.&nbsp;</p><p>Yeti berharap menjelang mudik dan balik Lebaran 2017 ini Pemkab Purwakarta dapat memberikan kebijaksanaan agar angkutan bus dapat melintas Purwakarta, sehingga dapat meringankan dan tidak membuat warga Purwakarta yang sudah susah kemudian disulitkan lagi dengan hal seperti ini.&nbsp;</p><p>Menurutnya, kecelakaan yang terjadi di Purwakarta bukan kali pertama yang ada di Jawa Barat, karena di daerah lain juga ada, namun tidak ada pelarangan apa apa atas peristiwa itu. Bahkan, imbuhnya, kendaraan umum tetap saja berjalan dan tidak dilarang seperti di kejadian di Purwakarta.</p><p>Sementara, menurut Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Purwakarta Jaya Pranolo, pelarangan bus melintas Purwakarta dan dampaknya memang seperti itu. Saat ini peraturan Bupati Purwakarta yang sudah disetujui oleh pihak kepolisian bahkan Perbup larangan bus melintas Purwakarta saat ini tinggal ditandatangani saja.</p><p><br></p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Travel | 15 Desember 2018 - 17:12 WIB

Menpar tak ingin ada wisata `remang-remang`

Bencana Alam | 15 Desember 2018 - 16:48 WIB

Puting beliung robohkan delapan rumah di Sumba Timur

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 16:36 WIB

Ryamizard Ryacudu tegaskan kelompok bersenjata Papua adalah pemberontak

Aktual Luar Negeri | 15 Desember 2018 - 16:11 WIB

Indonesia catat pernyataan Australia mengenai Yerusalem

<p>Menjelang mudik dan balik Lebaran 2017, warga Purwakarta, Jawa Barat, meminta Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk membuka arus lalu lintas bagi kendaraan umum seperti bus dari arah Bandung maupun Jakarta. Warga menilai pelarangan bus melintas di daerah Purwakarta menyusahkan warga pengguna angkutan.</p><p>Pemkab Purwakarta hingga saat ini masih melarang angkutan umum, terutama bus, baik dari Bandung mengarah Jakarta maupun sebaliknya. Larangan tersebut diakibatkan adanya peristiwa kecelakaan pada beberapa bulan lalu yang telah merenggut korban jiwa baik korban meninggal dunia maupun korban luka luka.</p><p>Menjelang Idul Fitri dengan mobilitas warga Purwakarta baik yang akan ke Bandung maupun akan ke Jakarta cukup tinggi, karena selain para pedagang yang akan berbelanja juga warga masyarakat yang akan belanja ke daerah tersebut. Selain untuk persediaan dagang menjelang hari raya, di antaranya belanja pakaian maupun makanan untuk jualan kebutuhan Idul Fitri maupun kebutuhan pribadi, dan mereka tidak memiliki angkutan pribadi sangat merasa disulitkan.</p><p>Pengguna angkutan bus, Yeti, kepada <i>Reporter Elshinta, Tita Sopandy,</i> Selasa (13/6) mengatakan, dirinya sangat resah terkait pelarangan bus melintas di Purwakarta. Karena menurutnya, menjelang arus mudik dan balik Lebaran angkutan bus itu sangat diperlukan sekali, selain akan belanja juga untuk warga yang akan berpergian.</p><p>Yeti menambahkan, bus memang masih ada tetapi masyarakat kerepotan karena harus menunggu di sekitar kawasan Sadang serta kawasan Jatiluhur, baik arah Jakarta maupun arah Bandung. "Dan itu harus menggunakan biaya transportasi untuk sampai ke tempat tersebut, itu pun kalo bus-nya tidak penuh tentunya akan keluar dari Gerbang Tol Sadang maupun Tol Jatiluhur, namun apabila bus itu penuh maka akan langsung menggunakan jalur tol, dan masyarakat pengguna bus tidak akan mengetahui untuk hal itu, dengan menunggu berjam jam padahal bus tidak melintas," kata dia.&nbsp;</p><p>Yeti berharap menjelang mudik dan balik Lebaran 2017 ini Pemkab Purwakarta dapat memberikan kebijaksanaan agar angkutan bus dapat melintas Purwakarta, sehingga dapat meringankan dan tidak membuat warga Purwakarta yang sudah susah kemudian disulitkan lagi dengan hal seperti ini.&nbsp;</p><p>Menurutnya, kecelakaan yang terjadi di Purwakarta bukan kali pertama yang ada di Jawa Barat, karena di daerah lain juga ada, namun tidak ada pelarangan apa apa atas peristiwa itu. Bahkan, imbuhnya, kendaraan umum tetap saja berjalan dan tidak dilarang seperti di kejadian di Purwakarta.</p><p>Sementara, menurut Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Purwakarta Jaya Pranolo, pelarangan bus melintas Purwakarta dan dampaknya memang seperti itu. Saat ini peraturan Bupati Purwakarta yang sudah disetujui oleh pihak kepolisian bahkan Perbup larangan bus melintas Purwakarta saat ini tinggal ditandatangani saja.</p><p><br></p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com