Selasa, 25 September 2018 | 13:15 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Penderita HIV/AIDS di Kediri capai 910 orang

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
<p>Penderita "Human immunodeficiency virus/ acquired immune deficiency syndrome" HIV/AIDS di Kota Kediri, Jawa Timur, sejak 2003 hingga April 2017 mencapai 910 orang yang menunjukkan tren peningkatan.</p><p> "Temuan terus meningkat dari tahun ke tahun. Temuan intensif sejak 2003 hingga kini sudah 910 orang, dimana sejak Januari hingga April 2017 sudah mencapai 59 orang," kata Sekretaris KPAD Kota Kediri Suhartono di Kediri, Rabu (14/6).</p><p> Ia mengatakan, jumlah temuan pada 2017 juga cukup banyak. Salah satunya dipengaruhi dari partisipasi aktif para kader, seluruh satuan kerja, puskesmas, KPAD, hingga dari penderita sendiri.</p><p> Pemerintah membuka peluang untuk pemeriksaan dini HIV/AIDS yang bisa dilakukan di fasilitas kesehatan milik pemerintah, termasuk di puskesmas wilayah Kota Kediri.</p><p> Rata-rata, kata dia, saat ditemukan yang bersangkutan masih terdeteksi terkena HIV. Namun, jika yang bersangkutan mempunyai penyakit sertaan, sakitnya bisa tambah parah dan menjadi AIDS.</p><p> "Orang-orang tes kan tidak malu. Ini artinya tingkat kesadaran masyarakat besar dan informasi yang kami berikan ke masyarakat juga sampai," ujarnya.</p><p> Menurut dia, dari ratusan orang yang memeriksakan diri di klinik kesehatan dan terdeteksi terkena HIV/AIDS, dari beragam latar belakang atau profesi.</p><p> "Dari informasi yang kami terima, yang terbesar adalah pembeli jasa seksual, wiraswasta. Bahkan, ibu rumah tangga juga besar, tapi secara angka dinas kesehatan yang mengerti," ujarnya.</p><p> Ia berharap, partisipasi aktif masyarakat dengan mewaspadai HIV/AIDS lebih meningkat. KPAD dengan seluruh elemen masyarakat juga menjalin kerjasama untuk mewaspadai penyebaran penyakit tersebut.</p><p> Hingga kini, obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut belum ditemukan, yang ada hanyalah obat untuk membantu memperlambat pertumbuhan virus.</p><p> "Semakin dini ditemukan, semakin besar upaya untuk segera ditangani," kata Suhartono.</p><p> Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kediri Rizal Amin mengemukakan jumlah temuan kasus di Kediri memang terus meningkat setiap tahun.</p><p> Usia mereka yang terkena HIV/AIDS juga beragam. Namun, mayoritas berusia produktif, yaitu 25-34 tahun. Sedangkan, kasus anak-anak, yang tertular dari ibunya pada rentang usia antara 0-4 tahun.</p><p> "Mayoritas yang terkena usianya produktif. Kami terus intensif sosialisasi. Dengan semakin dini ditemukan, harapan untuk tidak menjadikan penyakit itu dari HIV ke AIDS juga bisa dicegah," kata Rizal. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 12:58 WIB

Tiga jemaah haji asal Sumsel dirawat di rumah sakit Arab Saudi

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 12:33 WIB

Ketua DPR sebut rencana pembentukan PKKPRJ hak warga negara

Aktual Pemilu | 25 September 2018 - 12:22 WIB

Abhan: Dua daerah rawan terjadi pelanggaran Pemilu 2019

Hukum | 25 September 2018 - 12:07 WIB

KPK panggil mantan anggota DPRD Kota Malang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com