Rabu, 13 Desember 2017

Polres Langkat gagalkan peredaran 2 ribu butir ekstasi dan 5 kg sabu

Kamis, 15 Juni 2017 18:16

Foto: M Salim Foto: M Salim
Ayo berbagi!

Polres Langkat, Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan melintasnya narkoba tujuan Medan, berikut menyita barang bukti 5 Kilogram sabu dan 2.000 ribu pil extasi dari salah seorang kurirnya yang menumpang bus penumpang umum Impala Transport BL-7619 FL, Kamis (15/6) 


Tersangka kurir Ah (34) warga Jalan Sosro Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung Kota Medan, kini sudah berada didalam sel tahanan Mapolres Langkat.


Kurir tersebut ditangkap, saat petugas menggelar sweping guna mengantisipasi melintasnya dan masuknya peredaran narkoba diwilayah hukum Polres Langkat persisnya didepan pos lalu lintas Sei Karang Desa Kuala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.


Waka Polda Sumut Brigjen Agus Andrianto didampingi Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin, kepada sejumlah wartawan, saat pemaparan di halaman depan Mapolres Langkat, mengatakan bahwa pelaku diamankan dari salah satu bus penumpang umum yang sedang melintas didepan pos lalu lintas Sei Karang Desa Kuala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.


Dijelaskannya, dari tangan pelaku disita sebanyak lima bungkus narkoba jenis sabu masing-masing diperkirakan 1 kilogram yang dikemas dengan menggunakan bungkusan hijau dan dua bungkus plastik transparan berisi ribuan pil extasi yang semuanya dibawa memakai tas sandang.


Bahkan Waka Poldasu Brigjen Pol Agus Andrianto mengapresiasi kinerja Mapolres Langkat dalam upaya memerangi dan membrantas kejahatan peredaran narkotika.


"Sesuai arahan pimpinan tindak tegas pelaku dan peredaran narkotika, karena musuh yang nyata," tegas Waka Poldasu, seraya menegaskan untuk daerah Medan beberapa pelaku kejahatan narkotika sudah ada yang ditindak tegas (ditembak).


Lebih lanjut Waka Poldasu juga mengatakan pimpinan juga telah mengintruksikan terhadap operasi kepolisian yang ditingkatkan untuk cipta kondisi di bulan Ramadahan ini.


Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin, terpisah kepada wartawan menambahkan bahwa sebelum pelaku diamankan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa salah satu penumpang mobil bus dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa narkoba.


Selanjutnya, kata  Dede dirinya memerintahkan personel satuan Lalu lintas yang berada di Pos Sei Karang agar melakukan razia di lokasi dimaksud. Saat bus melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada supirnya agar dapat memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaannya yang ada didalam kendaraan tersebut.


Setelah dilakukan pemeriksaan para penumpang, petugas menemukan seorang lelaki membawa tas sandang mencurigakan, ketika dibuka ditemukan lima bungkus hijau berisi sabu dan dua plastik transparan yang didalamnya terdapat ribuan pil extasi.


Uang Rp20 Juta.


Lebih lanjut Kapolres Langkat, mengakui tersangka kurir yang membawa barang bukti 5 Kilogram sabu dan 2.000 butir pil extasi tujuan Medan, dijanjikan akan memperoleh uang sebesar Rp20 juta, jika berhasil mengantarkannya ke tempat dituju.


"Berdasarkan pengakuan tersangka kurirnya saat kita introgasi, dia sudah menerima uang panjar Rp3 juta dari Rp20 juta, yang dijanjikan. Sisanya akan diperoleh jika berhasil mengantarkannya ke Medan," ujar Dede seperti dilaporkan Kontributor elshinta, M. Salim.

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar