Selasa, 19 Juni 2018 | 07:47 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

KPK: Miryam S Haryani akan segera disidang

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dalam waktu dekat Miryam S Haryani segera disidangkan dalam kasus memberikan keterangan tidak benar dalam persidangan kasus KTP-el.</p><p>Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (15/6), mengungkapkan sebelum Hari Raya Idul Fitri sudah dilakukan proses penyidikan ke tahap penuntutan terhadap Miryam S Haryani.</p><p>"Sehingga dalam waktu dekat kasus ini sudah bisa diproses di persidangan," katanya.</p><p>Febri menyatakan bahwa nantinya dalam persidangan publik bisa melihat bersama-sama bagaimana proses pembuktian indikasi keterangan tidak benar dan siapa saja pihak-pihak yang mempengaruhi sehingga Miryam mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP).</p><p>"Termasuk juga kami akan perdengarkan dan perlihatkan pada publik karena terbuka untuk umum, video rekaman pemeriksaan yang menyebutkan sejumlah nama dan video rekaman pemeriksaan ketika Miryam masih menjadi saksi dalam kasus KTP-el," kata Febri.</p><p>Mantan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani disangkakan melanggar Pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.</p><p>Pasal tersebut mengatur mengenai orang yang sengaja tidak memberi keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta.</p><p>Dalam persidangan pada Kamis (23/3) di Pengadilan Tipikor Jakarta diketahui Miryam S Haryani mengaku diancam saat diperiksa penyidik terkait proyek kasus KTP Elektronik (KTP-el).&nbsp;</p><p>"BAP isinya tidak benar semua karena saya diancam sama penyidik tiga orang, diancam pakai kata-kata. Jadi waktu itu dipanggil tiga orang penyidik," jawab Miryam sambil menangis.</p><p>Terkait hal itu, Miryam dalam persidangan juga menyatakan akan mencabut BAP atas pemeriksaan dirinya.</p><p>Dalam dakwaan disebut bahwa Miryam S Haryani menerima uang 23 ribu dolar AS terkait proyek KTP-el sebesar Rp5,95 triliun tersebut.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com