Kamis, 29 Juni 2017

Arus mudik 2017

Polres Kulon Progo lakukan rekayasa lalu lintas selama arus mudik 2017

Jumat, 16 Juni 2017 12:15

Ayo berbagi!

Kepolian Resor Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan melakukan rekayasa lalu lintas di simpang tiga Ngeseng Sentolo dalam rangka mengurangi kemacetan lalu lintas dan kecelakaan di wilayah ini selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2017.

Kasat Lantas Polres Kulon Progo AKP Maryanto di Kulon Progo, Jumat (16/6), mengatakan hasil koordinasi dengan Dinas Perhubungan, kendaraan dari arah Yogyakarta menuju Wates melewati Pengasih dialihkan melalui simpang empat Ngelo ke arah jembatan layang kemudian ke Pengasih.

Kemudian kendaraan dari Pengasih lurus, sampai jalan nasional langsung belok kiri arah Yogyakarta.

Di depan Pos Pengamanan Ngeseng Sentolo akan dipasang pembatas jalan atau barikade.

"Dishub akan mengaktifkan rambu-rambu lalu lintas di simpang empat Ngelo dari arah utara. Sepanjang jalan Dudukan sampai Ngeplang Sentolo merupakan titik rawan kecelakaan, sehingga perlu diantisipasi dan diminimalisir," katanya.

Kemudian di jalan turun Gembongan akan ditutup, kendaraan yang akan belok diarahkan di Lapangan Sukoreno.

Dia mengungkapkan lokasi ini tingkat kecelakaan sangat tinggi karena ada tikungan tajam, jalan lurus, dan ada jalan untuk keluar masuk kendaraan dari Ngentakrejo-Dudukan ke jalan nasional Yogyakarta-Wates.

"Kami minta Dishub memperbaiki rambu-rambu lalu lintas yang ada di Dudukan, karena akan kami pasangi petunjuk lalu lintas," katanya.

Maryanto mengatakan Satlantas Polres Kulon Progo juga akan melakukan kegiatan patroli setiap satu jam sekali dengan rotator depan belakang hidup.

"Kecepatan kendaraan patroli hanya dikemudikan 20 km/jam supaya pengendara kendaran mengurangi kecepatannya. Tujuan patroli yakni menekan angka kecelakaan lalu lintas," katanya.

Selain itu, pihaknya memasang papan bertuliskan "hati-hati" di setiap tikungan dan simpang jalan daerah rawan kecelakaan lalu lintas.

"Kami melaksanakan kegiatan pendidikan kepada masyarakat tentang lalu lintas dan pemasangan spanduk imbauan di daerah rawan kecelakaan lalu lintas," kata dia.

Kepala Dinas Perhubungan Kulon Progo Nugroho mengatakan Dishub bersama Polres Kulon Progo sudah memetakan potensi kecelakaan lalu lintas, kemacetan dan solusi mengatasi hal ini.

"Kulon Progo merupakan lokasi yang sangat strategis di jalur nasional. Jalannya yang halus, lurus dan lebar, sering kali dijadikan pengemudi untuk memacu kendaraannya. Namun, mereka tidak memperhatikan keselamatan lain, akibatnya terjadi kecelakaan. Untuk itu perlu stretagi khusus tekan kecelakaan lalu lintas," katanya. (Ant)

Masih ada lagi informasi Mudik Lebaran 2017 menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar