Kamis, 21 Juni 2018 | 08:05 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Prestasi nasional dan internasional diraih mahasiswa Podomoro University

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
<p>Dalam dunia pendidikan, perlombaan antar mahasiswa di berbagai bidang bukan hal asing. Kegiatan lomba merupakan salah satu proses dari pengembangan ilmu dan juga pengembangan kepercayaan diri setiap mahasiswa di mana mereka langsung menerapkan secara nyata.</p><p>Dalam rangka mengembangkan kapasitas mahasiswa untuk dapat bersaing di dunia profesional, Podomoro University menitikberatkan proses belajar mengajar pada praktik dengan terjun langsung melalui pengalaman. Podomoro University ikut serta dalam berbagai kompetisi lomba, baik tingkat nasional maupun internasional. Hal itu merupakan prestasi yang disadari untuk dapat terus dikembangkan, khususnya dalam memacu kreativitas dan menggali rasa percaya diri mahasiswa.</p><p>"Di tahun ketiga berdirinya, Podomoro University telah banyak mencetak prestasi melalui keikutsertaan mahasiswa pada berbagai lomba. Bimbingan kepada mahasiswa dalam mengikuti lomba juga didapatkan dari para professional lecturer yang terlibat secara langsung," ujar Ketua Program Studi Arsitektur Sani Heryanto kepada redaksi Elshinta, Kamis (15/6).</p><p>Dia menjelaskan, berbagai prestasi telah diraih mahasiswa Podomoro University di kancah nasional dan internasional. Diantaranya sebagai juara satu Lomba Fotografi dalam acara Pelatihan Pengembangan Jurnalistik Kopertis Wilayah III yang diraih oleh Azhar Fahreza dari Program Studi Arsitektur angkatan 2014. Diikuti dengan Fransisca Yongsie, mahasiswi Arsitektur 2015 yang memenangkan Lomba Sketsa yang diadakan Indo Building Technology 2016. Juara dua lomba tingkat nasional Desain Educational Park Exporivm 2016 di Yogyakarta kembali diraih kelompok mahasiswa Arsitektur yaitu Georgius Riandra, Grace Widjaja, dan Annisa Zuriama.</p><p>"Salah satu bukti dari hasil proses pembelajaran di Podomoro University juga terlihat jelas di Program Studi Manajemen dan Rekayasa Konstruksi (MRK), yang mana beberapa mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional melalui Lomba Estimasi Biaya Proyek dalam Civil National Expo 2016 di Jakarta," terang Sani.</p><p>Ajang Civil National Expo 2017 juga kembali dimenangkan sebagai juara harapan satu oleh Steven Jenius, Yosia Haryanto, dan Antonius Fujiono dari angkatan 2015. Selanjutnya adalah Tender Cup IV D'Village 7th Ed yang diselenggarakan di Surabaya pada 18-19 Maret 2017 diikuti Tim Cemers Podomoro University dan meraih peringkat pertama dari lima finalis.</p><p>Humas Podomoro University Edvi Gracia menambahkan, komitmen pihaknya dengan visi misi yaitu mendidik generasi muda agar memiliki jiwa kewirausahaan, berkualitas internasional, dan melestarikan budaya Indonesia terus dibuktikan dalam prestasi-prestasi yang didapat.</p><p>Seperti contoh, Erinna Aileen yang merupakan mahasiswa dari Program Studi MRK 2015 juga pernah meraih gelar Miss Earth Intelegensia Indonesia 2016. Diikuti dengan Steven Wijaya, mahasiswa MRK 2015 yang mendapatkan juara favorit lomba fotografi dalam 'Engineers Talk about Art' di Swiss German University.</p><p>"Dalam meraih salah satu kompetensi bahasa asing, Program Studi Bisnis Perhotelan memasukkan kurikulum bahasa asing kedua yaitu bahasa Prancis dengan target mengikuti tes kepandaian berbahasa setara TOEFL yaitu Diplome d’Etudes en Langue Française (DELF). Akhir tahun 2016, mahasiswa Bisnis Perhotelan 2014 mengikuti test DELF tingkat A1 yang salah satunya Thomas Wahyu Ardwiyanto mendapatkan nilai tertinggi tingkat nasional, sehingga mendapatkan sertifikat perhargaan terbaik dari Kedutaan Besar Republik Prancis," jelas Edvi.</p><p>Di bidang pariwisata, Podomoro University juga mengikuti ajang pemilihan Koko Cici Jakarta yang merupakan wujud minat besar generasi muda untuk menghidupkan kembali kekayaan seni dan budaya khas masyarakat Tionghoa sebagai salah satu daya tarik wisata Indonesia.</p><p>"Sebagai duta budaya, Koko Cici Jakarta harus menjadi contoh dan pedoman bagi masyarakat terutama generasi muda dalam menghidupkan dan melestarikan budaya Tionghoa di tengah masyarakat Indonesia. Mahasiswa Bisnis Perhotelan 2015, Theopilus Hans dan Britney Tiufanni menjadi finalist dalam pemilihan Koko Cici Jakarta 2016. Theopilus hans memenangkan juara tiga Koko Jakarta," beber Edvi.</p><p>Di tingkat internasional, mahasiswi Program Studi Bisnis Perhotelan meraih peringkat ketiga dalam Upselling Champion oleh Marsha Amelia, angkatan 2014 pada saat menjalani program internship di Best Western Premier Hotel, Dubai.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 07:58 WIB

14 TPS disediakan bagi warga Lapas di Pilkada Riau

Pendidikan | 21 Juni 2018 - 07:49 WIB

Orang tua tak perlu khawatir PPDB sistem zonasi

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 07:17 WIB

Jumlah penumpang di Bandara Lombok meningkat

Event | 21 Juni 2018 - 06:59 WIB

FIFA denda Federasi Meksiko dan Serbia

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com