Kamis, 14 Desember 2017

Arus Mudik 2017

Pemudik di NTT diperkirakan naik 2-3 persen

Sabtu, 17 Juni 2017 10:53

Foto: Ilustrasi Foto: Ilustrasi
Ayo berbagi!

Jumlah penumpang yang akan melakukan mudik Lebaran 2017 dengan menggunakan kapal, bus dan pesawat terbang di Nusa Tenggara Timur diperkirakan naik antara dua hingga tiga persen dibandingkan penumpang mudik sebelumya.

Perkirakan kenaikan penumpang itu didasarkan pada survei yang dilakukan dan kesempatan liburan sekolah yang bersamaan dengan libur Lebaran 1438 Hijriah pada tahun ini dan faktor arus-balik penumpang umum lainnya pada tahun ini, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur Maritje Pattiwalapia di Kupang, Sabtu (17/6).

Ia menyebut jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan April 2017 sebanyak 137.490 orang atau meningkat jika dibandingkan dengan jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan Maret 2017 sebanyak 133.668 orang.

Demikian pula, katanya, jumlah penumpang yang berangkat dari NTT menuju ke berbagai daerah lain di Tanah Air sebanyak 139.032 orang atau meningkat apabila dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat pada Maret sebanyak 133.171 orang.

Ia menyebut arus datang dan berangkat penumpang tersebut di atas melalui 14 Bandar Udara sipil yang ada di NTT dengan sampling jumlah empat bandara yang berfariasi antara Maret dan April 2017.

Dia mencontohkan pada April 2017 jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara Eltari (53,52 persen), Komodo (12,34 persen), H. Aroeboesman (6,17 persen), dan Frans Seda (5,53 persen).

Sementara katanya pada Maret 2017, empat bandara sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara El Tari (55,39 persen), Komodo (11,63 persen), H. Aroeboesman (5,64 persen), dan Frans Seda (5,18 persen).

"Jadi apabila dibandingkan periode ynag sama tahun lalu juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sebesar 79,24 persen," ujarnya.

Ia menyebutkan, jumlah penumpang kapal feri yang berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Bolok Kupang pada April dan Mei 2017 juga mengalami peningkatan jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Demikian pula jumlah kendaraan yang diangkut melalui Pelabuhan Bolok pada April 2017 juga mengalami kenaikan sekitar 3,64 persen jika dibandingkan Maret.

Menghadapi kondisi itu, kita tentunya telah saling koordinasi untuk melayani seluruh keperluan sarana transportasi terkait dengan hari raya Idul Fitri tahun ini.

Hanya saja para pengelola dan pengemudi angkutan umum dan khusus antarkota, lintas laut dan udara dalam provinsi Nusa Tenggara Timur diimbau untuk lebih mengutamakan keselamatan pemudik Lebaran 1438 Hijriah diantaranya mengangkut penumpang tidak melebihi kapasitas muat untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

"Kalau kapasitas bus hanya 28 penumpang ditambah sopir dan dua kondektur dan kapal feri hanya 400-600 orang dan daya angkut penerbangan udara ya jangan sampai melebihi itu. Apabila terjadi di lapangan dan kami temukan maka akan kami tindak sesuai aturan," katanya.

Masalah muatan melebihi kapastias, katanya, seiring tibanya arus balik Lebaran, sering terjadi ada sopir angkutan yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas, sehingga tak jarang ada kecelakaan dalam perjalanan. (Ant)

Masih ada lagi informasi Mudik Lebaran 2017 menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar