Senin, 18 Juni 2018 | 14:24 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Pemudik di NTT diperkirakan naik 2-3 persen

Arus Mudik 2017

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
<p>Jumlah penumpang yang akan melakukan mudik Lebaran 2017 dengan menggunakan kapal, bus dan pesawat terbang di Nusa Tenggara Timur diperkirakan naik antara dua hingga tiga persen dibandingkan penumpang mudik sebelumya.</p><p> Perkirakan kenaikan penumpang itu didasarkan pada survei yang dilakukan dan kesempatan liburan sekolah yang bersamaan dengan libur Lebaran 1438 Hijriah pada tahun ini dan faktor arus-balik penumpang umum lainnya pada tahun ini, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur Maritje Pattiwalapia di Kupang, Sabtu (17/6).</p><p> Ia menyebut jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan April 2017 sebanyak 137.490 orang atau meningkat jika dibandingkan dengan jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan Maret 2017 sebanyak 133.668 orang.</p><p> Demikian pula, katanya, jumlah penumpang yang berangkat dari NTT menuju ke berbagai daerah lain di Tanah Air sebanyak 139.032 orang atau meningkat apabila dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat pada Maret sebanyak 133.171 orang.</p><p> Ia menyebut arus datang dan berangkat penumpang tersebut di atas melalui 14 Bandar Udara sipil yang ada di NTT dengan sampling jumlah empat bandara yang berfariasi antara Maret dan April 2017.</p><p> Dia mencontohkan pada April 2017 jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara Eltari (53,52 persen), Komodo (12,34 persen), H. Aroeboesman (6,17 persen), dan Frans Seda (5,53 persen).</p><p> Sementara katanya pada Maret 2017, empat bandara sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara El Tari (55,39 persen), Komodo (11,63 persen), H. Aroeboesman (5,64 persen), dan Frans Seda (5,18 persen).</p><p> "Jadi apabila dibandingkan periode ynag sama tahun lalu juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sebesar 79,24 persen," ujarnya.</p><p> Ia menyebutkan, jumlah penumpang kapal feri yang berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Bolok Kupang pada April dan Mei 2017 juga mengalami peningkatan jika dibandingkan bulan sebelumnya.</p><p> Demikian pula jumlah kendaraan yang diangkut melalui Pelabuhan Bolok pada April 2017 juga mengalami kenaikan sekitar 3,64 persen jika dibandingkan Maret.</p><p> Menghadapi kondisi itu, kita tentunya telah saling koordinasi untuk melayani seluruh keperluan sarana transportasi terkait dengan hari raya Idul Fitri tahun ini.</p><p> Hanya saja para pengelola dan pengemudi angkutan umum dan khusus antarkota, lintas laut dan udara dalam provinsi Nusa Tenggara Timur diimbau untuk lebih mengutamakan keselamatan pemudik Lebaran 1438 Hijriah diantaranya mengangkut penumpang tidak melebihi kapasitas muat untuk mencegah terjadinya kecelakaan.</p><p> "Kalau kapasitas bus hanya 28 penumpang ditambah sopir dan dua kondektur dan kapal feri hanya 400-600 orang dan daya angkut penerbangan udara ya jangan sampai melebihi itu. Apabila terjadi di lapangan dan kami temukan maka akan kami tindak sesuai aturan," katanya.</p><p> Masalah muatan melebihi kapastias, katanya, seiring tibanya arus balik Lebaran, sering terjadi ada sopir angkutan yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas, sehingga tak jarang ada kecelakaan dalam perjalanan. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 18 Juni 2018 - 14:14 WIB

Pelajar asal Bondowoso tenggelam di Pantai Payangan

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 13:59 WIB

Mendagri: Pelantikan Iriawan tidak langgar Undang-Undang

Lingkungan | 18 Juni 2018 - 13:35 WIB

Sampah wisatawan kotori jalur wisata Anyer-Tanjung Lesung

Musibah | 18 Juni 2018 - 13:23 WIB

Bocah perempuan tewas terseret arus di lokasi wisata

Event | 18 Juni 2018 - 13:12 WIB

Panama: Kami bukan favorit tapi apa pun bisa terjadi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com