Selasa, 26 Juni 2018 | 02:10 WIB

Daftar | Login

/

Trudeau beda pendapat dengan Trump soal Kuba

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (ki) disambut oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval di Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Senin (13/2/2017). (REUTERS/Kevin Lamarque ). Foto: Antara
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (ki) disambut oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval di Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Senin (13/2/2017). (REUTERS/Kevin Lamarque ). Foto: Antara
<p>Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Jumat memuji hubungan hangat negaranya dengan Kuba, sementara Presiden Donald Trump berjanji membatalkan perjanjian normalisasi hubungan Amerika Serikat dengan negara komunis tersebut.</p><p>"Kami hubungan yang konstruktif dan saling menghargai dengan Amerika Serikat. Namun dalam urusan Kuba, selalu ada sejumlah tertentu perselisihan pendapat," kata Trudeau dalam sebuah konferensi pers gabungan bersama Perdana Menteri Belgia Charles Michel.</p><p>Komentarnya disampaikan setelah Trump mengumumkan pembalikkan kebijakan pendahulunya Barack Obama pada 2014 untuk mengakhiri kerenggangan hubungan hampir enam dekade antara Amerika Serikat dan Kuba.</p><p>Di benua Amerika, hanya Kanada dan Meksiko yang masih mempertahankan hubungan diplomatik dengan Kuba menyusul revolusi bersenjata pimpinan Fidel Castro melawan pemerintahan otoriter Fulgencio Batista tahun 1950an.</p><p>Ayah Trudeau, mantan perdana menteri Pierre Trudeau, adalah pemimpin pertama dari negara anggota NATO yang mengunjungi Kuba era Castro pada Januari 1976 di tengah Perang Dingin, bertentangan dengan keinginan Washington.</p><p>Setelah Castro meninggal tahun lalu, Trudeau memuji sang pemimpin komunis sekaligus teman keluarganya sebagai seseorang yang "revolusioner dan orator legendaris". Pujiannya menuai teguran dari konservatif Amerika, yang mengatakan dia memuji seorang diktator kejam.</p><p>Trudeau melakukan kunjungan resmi ke pulau itu dua pekan sebelumnya, 40 tahun setelah kunjungan ayahnya, namun tidak bertemu dengan Castro yang sedang sakit.</p><p>"Saya pikir Kanada selalu sangat bangga dengan kebijakan luar negeri mandiri kami, khususnya berkaitan dengan Kuba," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 25 Juni 2018 - 22:06 WIB

Mahasiswa UMM ciptakan prototipe mesin cuci tanpa listrik

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:56 WIB

Amankan Pilkada Serentak, Polres Sukoharjo turunkan 452 personel

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:36 WIB

KPU Purwakarta prioritaskan distribusi logistik Pilkada ke kecamatan terjauh

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:27 WIB

Jaga netralitas, TNI dilarang berada dekat TPS

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 21:15 WIB

Sembilan TPS rawan konflik Solo dijaga 10.050 aparat gabungan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com