Senin, 18 Juni 2018 | 14:19 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Masyarakat diminta mewaspadai peredaran uang palsu

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi elshinta.com
Foto: Ilustrasi elshinta.com
<p>Seluruh elemen masyarakat Nusa Tenggara Barat, diminta untuk lebih mewaspadai peredaran uang palsu yang marak terjadi menjelang Lebaran.</p><p>Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti di Mataram, Sabtu (17/6), mengatakan, peredaran uang palsu ini harus tetap diantisipasi mengingat tingginya jumlah perputaran uang menjelang Lebaran.</p><p>"Masyarakat harus berhati-hati dan bila mau menukarkan uang, agar menukarkannya di tempat yang resmi, seperti di bank," kata Tri Budi.</p><p>Jika hendak melakukan jual beli barang, kata dia, alangkah baiknya meneliti kembali uang yang digunakan untuk bertransaksi.</p><p>"Kenali ciri-ciri fisik uang yang asli dan yang palsu," ujarnya.</p><p>Tri Budi Pangastuti memperingatkan, jika warga menemukan uang yang dicurigai palsu, diharapkan untuk segera datang melaporkannya kepada pihak kepolisian.</p><p>Sejauh ini, laporan adanya peredaran uang palsu di wilayah hukum setempat baru muncul di Sumbawa dan kejadian itu telah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 18 Juni 2018 - 14:14 WIB

Pelajar asal Bondowoso tenggelam di Pantai Payangan

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 13:59 WIB

Mendagri: Pelantikan Iriawan tidak langgar Undang-Undang

Lingkungan | 18 Juni 2018 - 13:35 WIB

Sampah wisatawan kotori jalur wisata Anyer-Tanjung Lesung

Musibah | 18 Juni 2018 - 13:23 WIB

Bocah perempuan tewas terseret arus di lokasi wisata

Event | 18 Juni 2018 - 13:12 WIB

Panama: Kami bukan favorit tapi apa pun bisa terjadi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com