Selasa, 19 Juni 2018 | 07:52 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Dishub Bantul dirikan sejumlah pos pantau arus mudik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Ist
Ilustrasi. Foto: Ist
<p>Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mendirikan sejumlah pos pemantauan arus mudik Idul Fitri 1438 Hijriah guna mengetahui kondisi kepadatan arus dan upaya pengaturannya.</p><p>"Guna mengantisipasi kemacetan, Dishub mendirikan pos pemantauan, sejumlah tenda di area pemantauan arus mudik Lebaran 2017 mulai dipasang sejak Jumat (16/6)," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanto di Bantul, Minggu (18/6).</p><p>Menurut dia, pos pemantauan arus mudik Lebaran didirikan di titik-titik ruas jalan yang rawan kemacetan arus kendaraan, dan sesuai pemetaan yang dilakukan setidaknya ada sembilan titik rawan kemacetan di wilayah Bantul saat arus mudik.</p><p>Ia mengatakan, pos pemantauan arus mudik yang sudah dilengkapi tenda tersebut di antaranya Pos Srandakan,Pos Sedayu, dan Pos Imogiri.</p><p>"Pos pemantauan arus mudik ini akan beroperasi dari H-7 hingga H+7 Lebaran yang bertujuan untuk pemantauan arus mudik sehingga apabila terjadi kemacetan petugas langsung siap mengatasi kemacetan," katanya.</p><p>Ia mengatakan, untuk mengoptimalkan pemantauan arus mudik, Dishub Bantul menerjunkan para personel perhubungan di sejumlah pos tersebut untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan pos-pos setempat.</p><p>Sementara itu, Aris juga mengatakan, Dishub akan menyiapkan 40 rambu portabel untuk pengalihan arus dan manajemen rekayasa lalu lintas di jalur wisata terutama di sempalan Pundong Jalan Parangtritis selama libur Lebaran 2017.</p><p>Menurut dia, pengalihan arus di jalur wisata menuju Pantai Parangtritis atau Jalan Parangtritis itu untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di Jembatan Kretek ketika hendak masuk Tempat Pemungut Retribusi (TPR) Induk Parangtritis.</p><p>Ia mengatakan, sebab dengan dialihkan melalui sempalan Pundong atau sisi utara Jembatan Kretek maka kendaraan akan sampai pertigaan sebelah selatan jembatan, sehingga arus tidak terpusat di Jalan Parantritis.</p><p>"Di jalur wisata itu memang jadi prioritas pengawasan dan pengendalian. Ada beberapa titik pantau di jalur itu, yaitu Simpang Druwo, Tembi, Manding, Bakulan, Sempalan Pundong, Jembatan Kretek dan TPR Parangtritis," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com