Selasa, 19 Juni 2018 | 07:46 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

KBRI Kuala Lumpur imbau WNI gunakan transportasi resmi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Antara
Ilustrasi. Foto: Antara
<p>Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengimbau kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan mudik Lebaran agar menggunakan transportasi resmi.</p><p>"Yang pulang mudik gunakan alat angkut yang layak dan jalur resmi. Ingat saudara sedang menunggu di rumah. Jangan sampai gunakan kapal yang tidak layak," ujar Kepala Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Kuala Lumpur, Trigustono Supriyanto di Kuala Lumpur, Minggu (18/6), menanggapi arus mudik Lebaran.</p><p>Dia juga berpesan agar sebelum berangkat ke Indonesia agar menginformasikan rencana kepulangan kepada keluarga di tanah air.</p><p>"Harus diinformasikan karena pernah kejadian ada WNI pulang tanpa memberitahu keluarga terlebih dahulu kemudian kapal yang ditumpangi tenggelam dan sampai sekarang jenazahnya tidak diketahui," katanya.</p><p>Trigustono juga menyampaikan salah tugas KBRI adalah memberikan perlindungan kepada WNI.</p><p>"Saya memberikan himbauan kepada WNI yang akan urus dokumen konsuler dan imigrasi silahkan datang sendiri ke KBRI. Jangan menggunakan calo. Semua sudah tingkatkan pelayanan," katanya.&nbsp;</p><p>Dia mengatakan sekarang semua harus antri dan yang antri ada fotonya kemudian dicocokkan sama tidak dengan fotonya.&nbsp;</p><p>"Kalau urus langsung tarifnya sesuai ketentuan. Kalau pelayanan tidak sesuai akan ditegur. Kalau sudah diperingatkan tiga kali akhirnya diberhentikan," katanya.</p><p>Sementara itu Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur Muhammad Abduh telah melakukan pemantauan arus mudik ke perbatasan Tawau, Terminal Sentral Kuching dan Pos Batas Luar Negeri (PBLN) Entikong.</p><p>Selama di Terminal Sentral Kuching Negara Bagian Sarwak Malaysia telah melakukan "random check" terhadap bus-bus yang membawa warga Indonesia pulang yakni bus DAMRI dan bus SJS.&nbsp;</p><p>Dari hasil pemeriksaan mereka memiliki surat yang lengkap dan memiliki standar peralatan yang ada dalam bus tersebut.&nbsp;</p><p>Kelengkapan tersebut ditunjukkan dengan tersediannya alat pemadam kebakaran, dan alat pemecah jendela.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com