Senin, 18 Juni 2018 | 14:22 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Kapolres: Jalur mudik Garut rawan kemacetan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Novri Turangga menyatakan jalur utama wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai dari Nagreg, Kabupaten Bandung hingga Tasikmalaya terdapat titik-titik rawan kemacetan pada musim arus mudik dan balik Hari Raya Lebaran.</p><p>"Pada prinsipnya arus mudik, mulai jalur dari Nagreg-Malangbong tidak ada titik rawan kejahatan, tetapi kemacetan," kata Novri seusai gelar pasukan pengamanan Lebaran 2017 di Lapangan Polres Garut, Senin (19/6).</p><p>Ia menuturkan, banyak faktor penyebab kemacetan yaitu pasar tumpah seperti di Limbangan dan Lewo, kemudian adanya kendaraan yang mogok.</p><p>Jajarannya, kata dia, telah menyiapkan 997 personel untuk melakukan pengamanan di jalur mudik, titik rawan kemacetan dan di kawasan wisata.</p><p>"Untuk operasi Ramadniya kita terjunkan 997 personel, tersebar di sembilan pos pengamanan dan satu pos terpadu kemudian di banyak pos pengaturan, seperti persimpangan dan perempatan," katanya.</p><p>Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, pemerintah daerah telah siap melakukan pengamanan dan pelayanan yang dikoordinasi oleh Polres Garut.</p><p>Ia menyebutkan, Kabupaten Garut menjadi daerah perlintasan jalur selatan Jabar sejauh 33 km menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, sehingga sarana dan prasarananya harus ditunjang.</p><p>"Garut ini dilintasi kendaraan yang ke Jawa Tengah maupun Jawa Timur, makanya kita mempersiapkan penerangan maupun jalan agar layak dilalui," katanya.</p><p>Terkait titik kemacetan akibat pasar tumpah, kata Rudy, sudah menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mencegahnya agar tidak mengganggu arus kendaraan.</p><p>"Dulu pernah dibahas di jalan nasional ada jembatan penyeberangan di pasar, tapi katanya tidak efisien karena hari-hari biasa tidak dapat digunakan," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 18 Juni 2018 - 14:14 WIB

Pelajar asal Bondowoso tenggelam di Pantai Payangan

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 13:59 WIB

Mendagri: Pelantikan Iriawan tidak langgar Undang-Undang

Lingkungan | 18 Juni 2018 - 13:35 WIB

Sampah wisatawan kotori jalur wisata Anyer-Tanjung Lesung

Musibah | 18 Juni 2018 - 13:23 WIB

Bocah perempuan tewas terseret arus di lokasi wisata

Event | 18 Juni 2018 - 13:12 WIB

Panama: Kami bukan favorit tapi apa pun bisa terjadi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com