Kamis, 19 Oktober 2017

Teror London: Minibus tabrak pejalan kaki dekat masjid

Senin, 19 Juni 2017 14:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
london
Reuters
Polisi berjaga-jaga di dekat lokasi insiden penabrakan.

Seorang pria tewas dan 10 lainnya cedera ditabrak sebuah minibus dekat sebuah masjid di London utara, Inggris, dan penabraknya meneriakkan kebencian agama.

Kepolisian London telah menahan seorang pria berusia 48 tahun dekat masjid tersebut. Untuk menyelidiki peristiwa yang disebut 'Insiden besar' ini, pihak kepolisian mendatangkan sejumlah personel dari divisi antiterorisme.

Perdana Menteri Inggris Theresa May, mengatakan kepolisian memperlakukan kasus ini sebagai 'potensi serangan teroris'.

Abdul Rahman, seorang saksi mata, mengatakan supir minibus itu ingin 'membunuh umat muslim.'

Kepada BBC, Rahman mengaku memukul supir dan membantu melumpuhkannya.

"Ketika pria itu keluar dari mobilnya, dia ingin kabur, berlari, dan berkata 'Saya ingin membunuh umat Muslim. Saya ingin membunuh umat Muslim'."

"Saya memukulnya di bagian perut...lalu saya dan orang-orang lain...kami menahannya di tanah sampai dia tidak bisa bergerak. Kami menghentikannya sampa polisi datang," papar Rahman.

Dewan Muslim Inggris (MCB) menyebut supir minibus tersebut "sengaja" hendak melindas para jemaah Masjid Finsbury Park yang baru saja menunaikan salat tarawih. Menurut MCB, aksi itu adalah "perwujudan keji dari Islamofobia" sehingga perlu adanya pengamanan ekstra di sekeliling masjid-masjid.

london
Getty Images
Kendaraan yang diduga dipakai untuk menabrak para pejalan kaki di dekat masjid.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menggambarkan peristiwa itu sebagai "insiden buruk".

"Doa saya bersama mereka yang cedera, orang-orang tercinta mereka, dan layanan darurat di lokasi kejadian," kata May.

Sebuah video yang diunggah ke internet seusai kejadian menunjukkan kondisi hiruk-pikuk selagi masyarakat mencoba menolong para korban.

Seorang pria tampak melakukan upaya resusitasi (CPR) kepada seorang korban, dan seorang pria lain dibebat dengan perban seadanya.

Seorang saksi mata bercerita bagaimana dia bisa luput dari terjangan minibus.

"Mobil itu meluncur begitu saja ke kami. Ada banyak orang saat itu. Kami langsung bergerak. Saya sangat kaget, kaget, kaget. Ada begitu banyak jenazah di sekitar saya. Puji Tuha saya bergerak ke samping. Saya hanya melompat. Semua orang terluka," paparnya.

london
Reuters
Sejumlah umat muslim bersembahyang dekat Masjid Finsbury Park seusai minibus menabrak beberapa pejalan kaki.

Saksi mata lainnya yang tinggal di Seven Sisters Road, jalan tempat masjid itu berada, mengatakan orang-orang "berteriak dan menjerit".

"Semuanya berteriak 'minibus menabrak orang'. Ada sebuah minibus putih berhenti di luar Masjid Finsbury Park yang sepertinya telah menabrak orang-orang yang keluar dari masjid seusai salat," ujarnya kepada BBC.

Dia mengatakan jalan itu kini penuh dengan mobil dinas polisi, ambulans, dan truk pemadam kebakaran.

Layanan Ambulans London mengatakan telah mengerahkan tenaga paramedis dan tim cepat tanggap ke lokasi.

"Tim gerak cepat dari Ambulans Udara London juga telah dipanggil. Kami bekerja sama dengan para personel layanan darurat di lokasi. Prioritas kami adalah menilai taraf dan jenis cedera kemudian memastikan mereka yang paling memerlukan dirawat lebih dulu dan dibawa ke rumah sakit," kata wakil direktur operasi Layanan Ambulans London, Kevin Bate.

Penabrakan terhadap pejalan kaki sebelumnya terjadi di London Bridge, 3 Juni lalu, sehingga menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya.

Ketiga penyerang ditembak mati polisi setelah insiden tersebut.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar