Kamis, 24 Agustus 2017

Pelecehan Seksual di Transportasi Melbourne Meningkat

Senin, 19 Juni 2017 15:20

(Courtesy: AustraliaPlus) India Rose mengalami pelecehan seksual di dalam tram yang penuh. (Courtesy: AustraliaPlus) India Rose mengalami pelecehan seksual di dalam tram yang penuh.
Ayo berbagi!

Data statistik menunjukkan bahwa pelecehan seksual di moda transportasi di Melbourne meningkat dan beberapa pengguna transportasi menjelaskan apa yang terjadi kepada mereka.

Lori Camarata mengatakan dia tidak pernah membayangkan akan mengalami pelecehan seksual dalam perjalanan setiap hari dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya.

Namun beberapa bulan lalu, Camarata mengalami hal yang membuatnya khawatir untuk naik transportasi umum lagi.

"Pria itu mendekati saya, dan mendorong saya ke arah pintu dan terus mendekatkan badannya." katanya.

"Dan kemudian saya merasa dia memegang pantat, dan kemudian dia memegang pantat saya lagi."

Camarata mendapatkan pelecehan seksual terhadap di dalam tram yang sedang penuh penumpang dalam perjalanan dari St Kilda Road di Melbourne CBD ke arah Thornbury.

Pengalaman itu membuatnya marah dan juga ketakutan.

"Saya tidak pernah membayangkan akan terjadi di dalam tram. Sejak saat itu, saya selalu merasa khawatir kalau mau naik tram. Juga tramnya selalu penuh dan saya selalu merasa tidak nyaman."

Camarata adalah satu dari dua perempuan yang berbicara dengan ABC mengenai pengalaman mereka mengalami pelecehan seksual di dalam tram, hal seperti dipegang secara tidak senonoh.

"Saya kira ini selalu terjadi, dan saya tidak akan terkejut bila semakin banyak hal seperti ini akan terjadi." kata Camarata.

Lori Camarata juga mengalami pelecehan seksual di dalam tram
Lori Camarata juga mengalami pelecehan seksual di dalam tram.

ABC News: Tom Gelai

'Saya bisa merasakan rabaan itu bernada seksual'

Data terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Pencatatan Tindak Kriminal di negara bagian Victoria menunjukkan bahwa laporan mengenai tindak pelecehan seksual meningkat belakangan ini.

Dalam empat tahun terakhir, angka tersebut meningkat dua kali lipat, dengan meningkatnya pelaporan dalam setiap tahunnya.

Wakil Kepala Polisi Victoria, Deputy Police Commissioner Wendy Steendam mengatakan bahwa meski laporan mengenai pelecahan seksual di transportasi umum tidaklah banyak, namun meningkatnya laporan keseluruhan mengenai pelecehan seksual cukup mengkhawatirkan.

"Kami memang melihat adanya pelaporan peningkatan pelecehan seksual, namun di transportasi umum jumlahnya tidak banyak."

"Ini mungkin tidak menambah jumlah statistik secara signifikan, namun contoh adanya pelecehan seksual di transportasi umum mengkhawatirkan, dan kami mendukung para perempuan yang melaporkan adanya kejadian yang menimpa mereka." kata Steendam.

India Rose juga mengalami hal yang sama dengan apa yang dialami oleh Lori Camarata.

Dia sedang naik tram dari kampus ke rumah ketika seorang pria meraba pantat dan kakinya.

"Saya bisa merasakan rabaan itu bernada seksual. Pada awalnya saya tidak merasakan hal tersebut, karena saya adalah orang yang berpikiran positif." kata Rose.

Rose melaporkan pria tersebut ke polisi dan kasusnya sekarang sedang diselidiki.

Pelecehan seksual sekarang semakin banyak dibicarakan

Carolyn Worth, juru bicara lembaga bernama Centre Against Sexual Assault (Pusat Melawan Pelecehan Seksual) mengatakan laporan seperti apa yang dialami oleh India Rose dan Lori Camarata menjadi bagian dari meningkatnya laporan adanya pelecehan seksual.

"Saya kira diraba di tram atau di klub malam adalah hal yang melecehkan, dan saya kira mungkin beberapa puluh tahun lalu hal seperti ini dianggap hal yang biasa." katanya.

"Perlahan dalam beberapa tahun terakhir, orang mulai terbuka membicarakannya."

"Sekarang kami mendapat laporan bahwa orang tidak lagi mengalami pelecehan seksual oleh lembaga atau misalnya gereja, dan sekarang waktunya membicarakan hal seperti ini."

Worth mengatakan jumlah laporan mengenai pelecehan seksual seperti ini akan meningkat, karena kesadaran dan pemahaman mengenai bagaimana melaporkan hal ini juga meningkat.

"Banyak perempuan yang tidak tahu bahwa kita bisa membuat laporan anonim ke Polisi Victoria." katanya.

"Jadi dengan semakin banyak perempuan mengetahui hal ini, saya berharap laporan mengenai tindak pelecehan akan meningkat."

Diterjemahkan pukul 11:20 AEST 16/6/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar