Rabu, 13 Desember 2017

Yang kita ketahui soal serangan dekat Masjid Finsbury London

Senin, 19 Juni 2017 17:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
london
AFP/Getty Images
Seorang polisi meletakkan karangan bunga di lokasi penabrakan minibus dekat sebuah masjid di Finsburk Park, London utara.

Sebanyak satu orang tewas dan 10 lainnya cedera setelah sebuah minibus menabrak kerumunan jemaah sebuah masjid di London utara.

Insiden terjadi sebelum pukul 00.20 waktu setempat, Senin (19/06). Saat itu, sebuah kendaraan menaiki trotoar di luar the Muslim Welfare House di Seven Sisters Road, dekat Masjid Finsbury Park.

Inilah yang kami ketahui sejauh ini:

Apa yang terjadi

Kerumunan jemaah berada di Seven Sisters Road setelah menunaikan salat tarawih. Pada saat itu, sebuah minibus putih meluncur di jalanan, menaiki trotoar, dan menuju ke arah para pejalan kaki.

Layanan darurat mendapat sejumlah panggilan sekitar pukul 00.20 waktu setempat.

Finsbury Park map
BBC

Sebanyak 60 petugas medis dikerahkan ke lokasi kejadian, termasuk kru ambulans, tenaga paramedis, tim tanggap darurat, dan tim trauma dari Ambulans Udara London.

Sejumlah polisi tiba di lokasi dan memasang barikade.

Menteri Dalam Negeri Amber Rudd mengatakan kepolisian memperlakukan serangan itu "sebagai insiden teroris".

Konsekuensinya, petugas kepolisian dari Polsek setempat disokong personel bersenjata lengkap dan penyelidikan dipimpim Komando Anti-Terorisme.

Siapa saja korbannya?

Kepolisian memastikan sebanyak satu orang telah meninggal dunia setelah serangan, namun identitasnya belum dipublikasikan.

Orang itu adalah jemaah masjid yang jatuh dekat masjid, sesaat sebelum serangan.

Kepolisian mengatakan bakal menyelidiki apakah orang yang meninggal dunia disebabkan serangan minibus atau hal lain.

Layanan Ambulans London menyatakan telah merawat delapan orang di lokasi kejadian, yang kemudian dibawa ke tiga rumah sakit berbeda. Dua di antara mereka berada dalam kondisi serius.

Seorang pria tampak melakukan upaya resusitasi (CPR) kepada seorang korban, dan seorang pria lain dibebat dengan perban seadanya.

finsbury
Getty Images
Minibus yang diyakini dipakai untuk menabrak para pejalan kaki di Finsbury park

Siapa pelaku serangan?

Seorang pria berusia 48 tahun, yang menurut polisi beraksi sebagai supir minibus, telah ditangkap atas dugaan pembunuhan berencana.

Dia terlebih dulu ditahan orang-orang di sekitar lokasi selagi mereka menunggu kedatangan polisi.

Kepolisian mengatakan pria tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk mengecek kondisinya. Namun, begitu keluar dari rumah sakit, dia akan langsung ditahan.

Sejumlah saksi mata menyakini ada lebih dari satu orang yang terlibat dalam serangan. Meski demikian, kepolisian mengatakan tidak ada lagi tersangka.

Finsbury Park
AFP/Getty Images
Jemaah masjid Finsbury Park bersembahyang dekat lokasi kejadian.

Bagaimana reaksinya?

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menggambarkannya sebagai 'insiden buruk'.

"Doa saya bersama mereka yang cedera, orang-orang tercinta mereka, dan layanan darurat di lokasi kejadian," kata May.

Pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, merilis cuitan di Twitter mengenai keterkejutanya.

"Saya sudah menghubungi masjid-masjid, kepolisian, dan dewan Islington terkait insiden ini. Doa saya bersama komunitas dan mereka yang terdampak kejadian buruk ini".

finsbury
AFP/Getty Images
Tim forensik didatangkan ke lokasi kejadian.

Wali kota London, Sadiq Khan, berjanji akan memperketat pengamanan untuk meyakinkan beragam komunitas, termasuk mereka yang menjalankan ibadah puasa. Dia meminta orang-orang untuk "tetap tenang dan waspada".

"Kami belum tahu rinciannya secara penuh, namun ini jelas serangan disengaja terhadap warga London tak berdosa yang sebagian besarnya selesai bersembahyang selama bulan suci Ramadan," ujar Khan.

Menurut Khan, serangan-serangan sebelumnya bukan hanya menimpa Manchester, Westminster, dan London Bridge, "tapi juga serangan terhadap nilai-nilai toleransi, kebebasan, dan hormat."

Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Inggris (MCB), Harun Khan, merilis cuitan bahwa minibus itu "sengaja menabrak para jemaah" dan membuatnya "terkejut dan marah".

Dalam pernyataan resmi, MCB mengatakan insiden itu adalah "perwujudan keji Islamofobia" dan menyerukan pengamanan ekstra di sekitar masjid-masjid.

Dewan Komunitas Yahudi di London utara menyebut serangan itu "barbar" dan menegaskan bahwa para anggota dewan "berdoa untuk para teman dan tetangga".

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar