Rabu, 13 Desember 2017

Mobil menabrak mobil gerbong polisi dan 'penyerangnya' tewas

Selasa, 20 Juni 2017 03:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
Paris, Prancis, teror
AFP/THOMAS SAMSON
Tidak ada aparat polisi maupun warga sipil yang cedera.

Sebuah mobil dengan sengaja menabrak mobil gerbong polisi sebelum terbakar di Jalan Raya Champs-lyses, pusat kota Paris, Senin (19/06).

Pengemudinya tewas dan polisi menemukan satu senjara laras panjang, satu pistol, serta sebotol gas di dalam mobilnya.

"Aparat keamanan menjadi sasaran lagi di Prancis," kata Menteri Dalam Negeri, Grard Collomb, yang menyebut insiden itu sebagai 'upaya serangan'.

Namun tidak ada aparat polisi maupun warga yang cedera akibat serangan mobil tersebut.

Prancis masih dalam keadaan darurat menyusul serankaian serangan pada November 2015 yang menewaskan 130 orang dan sudah diperpanjang sampai lima kali yang akan berakhir pada November 2017.

Setelah itu masih terjadi lagi beberapa serangan, antara lain pada Bulan April -juga di kawasan Champs-lyses- yang menewaskan seorang polisi dan melukai dua lainnya.

Paris, Prancis, teror
EPA
Penjinak bom memeriksa mobil 'penyerang'.

Insiden terbaru, Senin (19/06), terjadi sehari setelah pemilihan parlemen Prancis tahap kedua, yang mengantarkan partai pimpinan Presiden Emmanuel Macron menguasai parlemen.

Sebuah mobil berwarna putih tampak terlihat di jalanan yang sudah dikosongkan dengan pintu terbuka dan anjing pelacak dikerahkan, seperti dilaporkan wartawan BBC, Hugh Schofield, dari Paris.

Paris, Prancis, teror
Reuters
Senajda dan bahan peledak yang ditemukan disebut 'berpotensi untuk meledakkan mobil'.

Mobil polisi dan mobil satuan khusus bersenjata selalu ada di sekitar tempat kejadian, yang tidak jauh dari satu kantor polisi setempat.

Menteri Dalam Negeri Collomb, yang sudah mengunjungi tempat kejadian mengatakan senjata dan bahan peledak yang ditemukan 'berpotensi untuk meledakkan mobil tersebut'.

Laporan-laporan menyebutkan aparat memecahkan kaca jendela mobil untuk menarik ke luar pengemudi yang -menurut stasiun TV BFMTV- dikenal oleh dinas intelijen walau belum ada pengukuhan resmi.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar