Selasa, 24 Oktober 2017

Setelah berapa jam berkendara sebaiknya anda beristirahat?

Selasa, 20 Juni 2017 08:51

Ilustrasi. Foto: Ist Ilustrasi. Foto: Ist
Ayo berbagi!

Pereli nasional Rifat Sungkar berbagi tips bagi pemudik yang akan melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman masing-masing terkait waktu yang tepat untuk berhenti mengemudi sejenak dan beristirahat.

Menurut Rifat kebutuhan istirahat juga ditentukan dari kondisi kelancaran jalanan.

"Dalam posisi menyetir terus, tiga jam sekali harus istirahat. Tapi kalau dalam kondisi macet, boleh lah empat jam sekali istirahat," kata Rifat beberapa waktu lalu di Jakarta.

Selain tentang waktu berkendara, ada hal mendasar yang menurut Rifat harus diperhatikan yakni pola pikir berkendara.

"Terkadang dalam mudik biasanya kita ingin cepat sampai, itu pola pikirnya salah," kata Rifat.

"Yang benar adalah kita harus sampai tujuan dengan selamat, tapi dalam sepanjang perjalanan harus enjoy, tidak boleh merasa diuber waktu," ujarnya menambahkan.

Sebab berkendara saat mudik tidak bisa disamakan dengan berkendara di hari-hari biasa, sehingga menurut Rifat, pengemudi tidak bisa mematok waktu sampai yang spesifik.

"Tiga kali itu sudah cepat, tapi lambatnya bisa lima kali waktu biasa," kata Rifat.

Hal itu menurut Rifat sebagai dampak wajar dari tingkat kepadatan jalan yang maksimal pada masa mudik.(Ant)

Masih ada lagi informasi Mudik Lebaran 2017 menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar