Minggu, 20 Agustus 2017

Penting Mengetahui 4 Hal Ini Sebelum Masuk ke Dunia Kerja Saat Ini

Selasa, 20 Juni 2017 12:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/penting-mengetahui-4-hal-ini-sebelum-masuk-ke-dunia-kerja-saat-ini courtesy https://www.cermati.com/artikel/penting-mengetahui-4-hal-ini-sebelum-masuk-ke-dunia-kerja-saat-ini
Ayo berbagi!

Kemudahan dalam mengakses informasi menjadi keuntungan tersendiri dalam mencari pekerjaan. Berbagai macam lowongan pekerjaan bisa dengan mudah ditemukan, bahkan meskipun hanya mengandalkan gadget.

Meskipun demikian, hal ini bukanlah jaminan bahwa akan lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Sama halnya dengan Anda, jutaan calon pekerja lainnya juga siap untuk mendapatkan pekerjaan yang sama di luar sana.

Ketatnya persaingan di dunia kerja bukanlah lagi menjadi rahasia umum. Situasi ini bahkan telah terjadi jauh sebelumnya. Jika sudah begini, memahami dinamika dunia kerja adalah hal yang wajib agar bisa mempersiapkan diri dan menyusun strategi.

Pastikan diri Anda memiliki kemampuan yang baik untuk mengenali dan memahami gejala dan fenomena terbaru dalam dunia kerja. Dengan begitu, peluang untuk bisa mendapatkan pekerjaan semakin besar.

Untuk membantu diri Anda dalam mendapatkan pekerjaan, empat hal di bawah ini boleh jadi referensi dalam memahami dunia kerja.

Baca Juga: Dengan Memiliki Soft Skills Ini, Karir Bisa Makin Melejit

1. Tiap Tahun Kebutuhan Tenaga Kerja Lebih dari 3 Juta

 Kebutuhan Tenaga Kerja
Ilustrasi Mencari Pekerjaan via shutterstock.com

Diberitakan Indonesia berpeluang menjadi Negara Ekonomi ke-7 Terbesar di Dunia pada 2030. Agar hal tersebut terwujud, Indonesia membutuhkan tenaga kerja lebih dari 3 juta per tahun. Ini berarti ada lowongan pekerjaan bagi lebih 3 juta orang.

Persoalannya, terbatasnya tenaga kerja yang memiliki keterampilan. Adalah kesempatan bagi Anda yang memiliki keterampilan untuk mendapatkan pekerjaan pada tahun ini. Dunia kerja dari waktu ke waktu semakin selektif dalam memilih tenaga kerja. Keterampilan yang Anda punya menjadi modal utama untuk meraih pekerjaan.

Dari data yang dihimpun jobplanet.com, selama kuartal pertama 2017 industri yang membuka lowongan kerja di antaranya industri manufaktur (21%), ritel dan distribusi (19%), IT (13%), serta konstruksi dan bangunan (7%). Sementara pekerjaan yang dibuka lowongannya, yaitu marketing (11,8%), keuangan dan akuntansi (11,7%), sales (10,3%), administrasi (10,3%), serta IT (8,4%).

2. Sulitnya Mendapat Gaji Besar

 Gaji Besar
Mintalah Gaji dengan Realistis via shutterstock.com

Setiap tahun Upah Minimum Provinsi (UMP) diperbarui dan disesuaikan dengan naiknya biaya kebutuhan. Bukan berarti saat interview kerja nanti, Anda hanya boleh meminta sesuai dengan UMP. Sayang kiranya ilmu dan keterampilan (skill) yang Anda dapat dan pelajari susah payah dinilai tak sesuai yang seharusnya.

Realitanya, kebutuhan yang untuk sekadar hidup bisa saja cukup dengan gaji yang senilai dengan UMP. Lalu, untuk kebutuhan lain seperti asuransi, tabungan (deposito), ataupun investasi, apakah cukup dengan mengandalkan gaji UMP? Tidak ada larangan meminta gaji besar asalkan sebesar itulah yang pantas diterima.

Ironisnya, betapa sulitnya mendapat gaji besar apalagi saat ini dan terutama bagi yang baru lulus. Terkadang karena tak menemukan satu pun perusahaan yang mau bayar sesuai yang diingikan, banyak yang tidak bekerja sampai setahun lebih lamanya.

Lalu, bagaimana menyikapi situasi ini? Terima saja tawaran yang ada sekalipun tak sesuai yang diharapkan. Ingat, pilih yang memberikan Anda prospek bagus ke depannya. Jika uang yang tak didapat, beralihlah mengejar ilmu baru dan meningkatkan kemampuan.

Targetkan berapa lama Anda bekerja misalnya satu tahun. Apabila lewat satu tahun tak ada peningkatan, saatnya mencari yang punya penawaran menarik. Modal pengalaman yang dipunyai ini nantinya memuluskan Anda mendapatkan pekerjaan baru dengan bayaran menarik.

3. Menguasai Banyak Skill Punya Posisi Tawar Meminta Gaji Berlipat-Lipat

 Multi Skill
Menguasai Banyak Skill Memberi Banyak Keuntungan via shutterstock.com

Logikanya, satu profesi yang dijalani satu orang dibayar dengan gaji untuk satu profesi tersebut. Fenomena yang terjadi saat ini satu orang yang mengerjakan pekerjaan 2-3 profesi dibayar dengan gaji untuk satu profesi. Boleh dibilang inilah yang disebut eksploitasi yang cuma menguntungkan satu pihak, tapi pihak lain dirugikan.

Boleh-boleh saja punya cita atau idealisme berkarir di perusahaan tertentu. Tapi, terkesan naif kiranya kalau Anda diserahi tanggung jawab untuk tiga profesi, tapi mendapat bayaran untuk satu profesi. Amat sayang skill yang terbilang banyak Anda kuasai itu. Padahal, di luar sana mengantre perusahaan yang mau membayar lebih.

Ingat, karena terlampau idealis dan mengabaikan realita yang ada, akan membuat Anda menyesal nantinya.

4. Orang yang Multi Skill Lebih Mudah Mendapatkan Pekerjaan

 Mendapat Pekerjaan
Ilustrasi Mendapat Pekerjaan via shutterstock.com

Masih terkait dengan skill, perusahaan sangat mengharapkan untuk bisa merekrut orang yang memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan yang lainnya. Jika Anda memiliki banyak skill (lebih dari satu), perusahaan akan dengan senang hati menerima Anda bergabung.

Hal ini tentu akan sangat menguntungkan Anda. Saat Anda memiliki skill yang banyak, perusahaan akan berupaya untuk bisa mendapatkan Anda sebagai pekerjaannya. Artinya, Anda secara otomatis akan memiliki nilai jual yang baik di mata perusahaan. Untuk itu, selalu upayakan agar memiliki skill yang banyak. Nantinya ini bisa mendukung karier dan penghasilan pada masa yang akan datang.

Baca Juga: Daftar Skills yang Wajib Dikuasai Pelajar pada Era MEA

Persiapkan Mental dan Maksimalkan Skill

Saat memasuki dunia kerja, Anda akan dihadapkan pada tingkat persaingan yang sangat tinggi. Hal ini bahkan masih ditambah dengan sistem perekrutan yang terbilang rumit dan kerap tidak menguntungkan bagi para calon pekerja.

Untuk itu, selalu upayakan mencari informasi yang lengkap soal dunia kerja, termasuk membekali diri Anda dengan persiapan mental dan menambah serta memaksimalkan skill.

Baca Juga: Tambah Kemampuan Anda dengan Belajar Online di Situs-Situs Ini

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar