Kamis, 29 Juni 2017

Ruas jalan Lebak Banten layak dilintasi pemudik

Selasa, 20 Juni 2017 11:42

Ayo berbagi!

Ruas jalan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten layak dilintasi pemudik Lebaran 2017 karena sebagian besar pembangunan direalisasikan betonisasi dan hotmix untuk memperlancar lalu lintas.

"Semua jalan yang menghubungkan antarkecamatan di Lebak nyaman bagi pemudik Lebaran 2017 ini," kata Kepala Bidang Pembangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak Indrawan, di Lebak, Selasa (20/6).

Pembangunan betonisasi direalisasikan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lebak yang menghubungkan antarkecamatan, di antaranya pembangunan betonisasi Cimarga-Kalanganyar-Cibadak-Warunggunung-Cileles-Gunungkencana-Cijaku-Malingping.

Selain itu, juga jalan hotmix Sajira-Muncang-Sobang-Leuwidamar-Bojongmanik.

"Kami memperkirakan sekitar 90 persen ruas jalan cukup baik, sehingga dapat memperlancar arus mudik lebaran," katanya lagi.

Menurut dia, pembangunan betonisasi dan hotmix jalan tersebut, selain memudahkan akses kelancaran lalu lintas untuk menunjang perekonomian masyarakat dan kenyamanan bagi pemudik.

Pembangunan ruas jalan di Lebak melalui bantuan anggaran dana alokasi khusus (DAK).

Namun, pekerjaan jalan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga yang memiliki sertifikasi kompetensi, sehingga kualitas pembangunan jalan betonisasi bisa dipertanggungjawabkan.

Ruas jalan yang layak dilintasi pemudik lebaran antara lain Cibadak-Warunggunung-Cileles-Gunungkencana-Cijaku-Malingping sepanjang 110 kilometer.

Begitu pula jalan Sajira-Muncang-Sobang-Leuwidamar-Bojongmanik-Cimarga.

"Kami yakin dengan kondisi jalan yang bagus itu tentu pemudik merasa nyaman juga dapat mengantisipasi kecelakaan lalu lintas," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan diperkirakan kondisi jalan antarkecamatan di Lebak kategori baik dan layak dilintasi berbagai jenis angkutan.

Ruas jalan baik itu, kata dia, tentunya dapat mendorong perekonomian masyarakat pedesaan, terlebih memudahkan pemasaran hasil pertanian dan perkebunan.

Saat ini, sebagian besar petani memasarkan hasil alam ke luar daerah seperti Rangkasbitung, Tangerang, dan Jakarta.

Mereka membawa hasil alam, seperti kelapa, pisang, gabah, karet, dan hasil perikanan sebab ruas jalan antarkecamatan setiap hari ramai dilintasi angkutan selama 24 jam.

"Kami berkomitmen membangun jalan untuk akses ekonomi masyarakat dan kenyamanan pemudik Lebaran 2017," katanya lagi. (Ant)

Masih ada lagi informasi Mudik Lebaran 2017 menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar