Senin, 18 Juni 2018 | 14:20 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Warga diimbau tidak memberi uang pada pengemis `dadakan`

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi.
Ilustrasi.
<p>Wali Kota Sukabumi M Muraz mengimbau warganya agar tidak memberi uang kepada pengemis dan pengamen yang mulai berdatangan menjelang perayaan Idul Fitri 1438 Hijriyah.</p><p>"Kami hanya mengimbau bukan berarti melarang, karena jika kita membiasakan memberi pengamen dan pengemis nantinya mereka akan terbiasa meminta belas kasihan, padahal jika dilihat dari fisiknya masih sehat dan sempurna," katanya di Sukabumi, Selasa (20/6).</p><p>Kota Sukabumi kerap dijadikan tempat meminta belas kasihan baik oleh pengamen maupun pengemis saat Ramadan dan Idul Fitri karena daerah ini kerap didatangi ribuan warga dari berbagai daerah untuk berbelanja berbagai kebutuhan.</p><p>Sebagai kota penyedia barang dan jasa sudah pasti banyak kegiatan warga di kota "mochi" ini, sehingga momen Ramadan dan Idul Fitri kerap dimanfaatkan oleh banyak kalangan seperti pengamen dan pengemis.</p><p>Bahkan dari pendataan yang dilakukan pihaknya 90 persen lebih penyandang masalah sosial tersebut berasal dari luar Kota Sukabumi bahkan ada juga yang berasal dari daerah di Jawa Tengah.</p><p>Maka dari itu, imbauan ini perlu dilakukan agar pengamen dan pengemis tidak terbiasa apalagi kondisi fisik mereka cukup baik dan normal untuk melakukan pekerjaan selain meminta belas kasihan dari orang lain.</p><p>"Alangkah baiknya jika warga ingin berinfaq atau bersedekah ke lembaga yang sudah disediakan seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau bisa menitipkan ke pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM), yayasan dan lain-lain agar penyalurannya tepat," tambahnya.</p><p>Sementara, Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sukabumi Sudrajat mengatakan kedatangan pengamen dan pengemis sudah mulai meningkat. Bahkan pihaknya gencar melakukan razia bersama Dinas Sosial setempat dalam hal pembinaan dan pendataan.</p><p>Harus diakui keberadaan mereka sudah membuat resah warga apalagi menghambat kegiatan di saat masyarakat tengah sibuk membeli kebutuhan untuk lebaran.</p><p>"Kami juga akan kembali melakukan razia ke tempat-tempat berkumpulnya pengemis dan pengamen untuk menjaga keamanan serta ketertiban," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 18 Juni 2018 - 14:14 WIB

Pelajar asal Bondowoso tenggelam di Pantai Payangan

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 13:59 WIB

Mendagri: Pelantikan Iriawan tidak langgar Undang-Undang

Lingkungan | 18 Juni 2018 - 13:35 WIB

Sampah wisatawan kotori jalur wisata Anyer-Tanjung Lesung

Musibah | 18 Juni 2018 - 13:23 WIB

Bocah perempuan tewas terseret arus di lokasi wisata

Event | 18 Juni 2018 - 13:12 WIB

Panama: Kami bukan favorit tapi apa pun bisa terjadi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com