Minggu, 22 Juli 2018 | 13:58 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Polisi gerebek pengoplos gas di Baki

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Deni Suryanti.
Foto: Deni Suryanti.
<p>Aparat Polres Sukoharjo menggerebek sebuah rumah di Dusun Tempel Rt 3 Rw 4, Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/7). Rumah milik suryawan ini menjadi tempat pengoplosan gas illegal.</p><p><br></p><p>Tiga orang pelaku pengoplosan diamankan dari tempat kejadian perkara dan polisi masih memburu pelaku lain yang sudah dikantongi identitasnya.</p><p><br></p><p>Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Rifeld Constantien Baba mengatakan, pengungkapan kasus gas oplosan di Baki ini merupakan laporan dari warga sekitar. </p><p><br></p><p>Dilaporkan <i><strong>Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, </strong></i>dalam melakukan aksinya para pelaku dengan mengepul gas bersubsidi ukuran 3 kilogram. Kemudian gas gas tersebut dipindahkan ke tabung non subsidi ukuran 12 kilogram dengan cara direbus dan disedot. </p><p><br></p><p>“Gas yang sudah dikurangi tersebut lalu dijual ke pasaran. Sehingga konsumen membeli gas dengan berat yang tidak sesuai ukuran karena sebagian dipindahkan ke tabung besar,” papar Kasatreskrim.</p><p><br></p><p>Menurut Kasat Reskrim, untuk mengelabui agar aktivitasnya tidak dicurigai warga, pelaku menggunakan kipas angin supaya bau gas tidak menyebar saat menyedot gas. Juga menyalakan music dengan suara yang kencang. </p><p><br></p><p>Aksi illegal ini tetap menimbukan kecurigaan dan diaporkan warga. </p><p><br></p><p>“Polisi melakukan pengintaian selama satu bulan sebelum akhirnya menggerebek TKP,” jelas Rifeld.</p><p><br></p><p>Lebih lanjut Rifeld Constantien menegaskan, polisi masih melakukan pendalaman kasus dan memburu pelaku lain. Termasuk menyelidiki modus, pihak pihak yang terlibat berapa lama dan sasaran pemasaran. </p><p><br></p><p>Dari penggerebekan hari ini, sejumlah barang bukti turut diamankan antara lain 120 gas ukuran 3 kilogram, 12 tabung ukuran 12 kilogram warna biru, tabung warna merah muda, timbangan, kipas angin, dan beberap barang lain. </p><p><br></p><p>Para pelaku akan dijerat dengan undang undang nomor 8 tahun 1999 perlindungan konsumen dan undang undang nomor 2 tahun 1991 tentang metrologi legal. “TKP akan dipasangi garis polisi,” tandasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 13:34 WIB

Pilot WNI tewas ditabrak di Madinah

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 13:29 WIB

1.000 nelayan Kota Kupang dilindungi asuransi

Asia Pasific | 22 Juli 2018 - 13:16 WIB

CIA: Tiongkok ingin gantikan AS sebagai adidaya dunia

Aktual Sepakbola | 22 Juli 2018 - 12:53 WIB

Marckho Sandy bakal akhiri kontrak di Sriwijaya FC

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:37 WIB

HSU stop iklan rokok demi anak

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com